Bakamla Klarifikasi Terkait Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna Utara Salah satu KRI yang bersiaga di perairan Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021) ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada I TNI AL

MerahPutih.com - Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengklarifikasi soal kondisi Laut Natuna Utara yang diserbu ribuan kapal asing di Laut Natuna Utara. Keberadaan mereka membuat geger publik Tanah Air.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Wisnu Pramandita menjelaskan, adanya kapal asing di Natuna Utara bukan hal yang baru. Kata dia, karena wilayah merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal yang melalui Selat Sunda dan Selat Malaka.

Baca Juga

Guru Besar UI: Kapal Perang Tiongkok di Natuna Utara tidak Langgar Hukum Internasional

"Laut Natuna Utara berbatasan langsung dengan Laut China Selatan," ucap Wisnu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/9)

Wisnu menuturkan, Bakamla telah mengajukan rekomendasi kebijakan dan strategi menghadapi situasi di perbatasan termasuk di Laut China Selatan ke Kemenko Polhukam.

KRI Kerambit-627 menangkap kapal ikan berbendera Vietnam diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Rabu (11/8/2021) (ANTARA/HO-Humas Koarmada I)
KRI Kerambit-627 menangkap kapal ikan berbendera Vietnam diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Rabu (11/8/2021) (ANTARA/HO-Humas Koarmada I)

Dalam rekomendasi Bakamla, untuk menghadapi situasi di wilayah perbatasan, diperlukan tidak saja kehadiran aparat, melainkan juga pelaku ekonomi termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian.

Saat ini Bakamla tengah menyusun rencana aksi terkait rekomendasi kebijakan tersebut, satu di antaranya mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU

Sementara itu Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia menegaskan bahwa situasi di Laut Natuna Utara tetap aman terkendali saat ini. Nelayan tidak perlu khawatir serta dapat tetap beraktivitas sebagaimana biasanya. (Pon)

Baca Juga

Kapal Tiongkok Gentayangan di Natuna, Prabowo dan Luhut Harus Bersikap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesan Gus Mus Soal Menyikapi Perpolitikan di Afghanistan
Indonesia
Pesan Gus Mus Soal Menyikapi Perpolitikan di Afghanistan

KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus berpesan kepada seluruh umat untuk senantiasa bijaksana dan jernih dalam memandang persoalan terkait Afghanistan.

Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer
Indonesia
Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer

Menurut Netty, jika tidak segera dicarikan solusinya, maka penghentian nakes honorer, misalnya, akan berdampak pada kolapsnya pelayanan kesehatan masyarakat.

Langgar Prokes PPKM Level 3, Pol PP Tutup Kafe Holywings Kemang Selama 3 Hari
Indonesia
Langgar Prokes PPKM Level 3, Pol PP Tutup Kafe Holywings Kemang Selama 3 Hari

Sanksi Pembekuan Izin Usaha sesuai Perda nomor 2 tahun 2020 dan Pergub nomor 3 tahun 2021 akan diberlakukan kepada manajemen Holywings apabila kembali ditemukan melakukan pelanggaran ketentuan usaha di masa pandemi.

Walkot Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Habiskan Bulan Ramadan di Penjara
Indonesia
Walkot Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Habiskan Bulan Ramadan di Penjara

"Untuk kebutuhan pengumpulan alat bukti sekaligus melengkapi berkas perkara, tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka RE dkk masing-masing untuk 30 hari ke depan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Anies Minta Jakarta E-Prix Jangan Dipolitisasi
Indonesia
Anies Minta Jakarta E-Prix Jangan Dipolitisasi

Jakarta E-Prix ini merupakan ajang olahraga balap mobil listrik bukan event politik.

Polres Jaksel Periksa 3 Saksi Terkait Insiden Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Polres Jaksel Periksa 3 Saksi Terkait Insiden Polisi Tembak Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, bila saat itu istri Ferdy Sambo berada di salah satu kamar, kemudian Brigadir J masuk.

Pagar Pembatas Penonton di Tribun Utara JIS Roboh saat Grand Launching
Indonesia
Pagar Pembatas Penonton di Tribun Utara JIS Roboh saat Grand Launching

Sejak siang hari, ribuan masyarakat sangat antusias berbondong bondong datang ke JIS khususnya The Jakmania yang merupakan pendukung Persija.

Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman
Indonesia
Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman

Kementerian Kesehatan menyesuaikan status warna kasus konfirmasi positif COVID-19 pada Aplikasi PeduliLindungi.

Hari Minggu Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik di Tol Rangkasbitung - Serang
Indonesia
Hari Minggu Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik di Tol Rangkasbitung - Serang

Puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah di jalan Tol Rangkasbitung - Serang diprediksi akan terjadi Minggu (8/5) atau H+7 Idul Fitri.

Indonesia akan Dorong Industri Lokal Manfaatkan Metaverse
Indonesia
Indonesia akan Dorong Industri Lokal Manfaatkan Metaverse

“Sinergi ini akan mendorong industri lokal memanfaatkan teknologi metaverse dan masyarakat Indonesia akan bisa memanfaatkan metaverse,” ungkapnya.