Ayah, Tulang Punggung dan Pendukung Utama bagi Ibu Ayah bisa menjadi tulang punggung dan pendukung utama bagi ibu. (foto: pixabay/dan_park)

PADA 2006, presiden Indonesia kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono, meresmikan 12 November sebagai Hari Ayah Nasional. Hari itu diperingati untuk merayakan peran ayah dalam keluarga.

Peran ayah kerap terlupakan. Hal itu disebabkan dominasi peran ibu dalam mengurus rumah dan anak-anak. Meskipun demikian, nyatanya ayah punya peran tak kalah penting. Ayah menjadi tulang punggung bagi keluarga. Selain itu, ayah juga menjadi pendamping utama bagi ibu. Hal itu disampaikan pendiri komunitas Mother Hope Indonesia Nur Yana Yirah dalam perbincangan bersama Merahputih.com. "Ayah harus dilibatkan agar ibu tahu bahwa tugas pengasuhan tidak seluruhnya dipegang oleh ibu seorang," kata Nur Yana.

BACA JUGA: Peran Seorang Ayah Berdampak Besar Bagi Kehidupan Anak

Budaya patriarki, menurutnya, membuat ayah turun tangan untuk urusan domestik bukanlah hal umum. "Karena di Indonesia, mayoritas menganut budaya patriarki. Enggak itu saja, ayah juga sering takut mengasuh bayi, merasa tidak terampil, ngeri, dan sebagainya," ujarnya.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa ayah yang cuek bukan berarti tak mau membantu, melainkan tidak paham harus membantu dari mana dan bagaimana. Itu disebabkan sifat kurang peka. "Suami kan enggak bisa baca pikiran istri. Jangan berharap suami jadi peramal, ya," imbuhnya.

hari ayah nasional
Ayah bisa ikut dalam pengasuhan anak. (foto: pixabay/beeky)

Untuk para ayah, Nur Yana mencontohkan hal-hal yang bisa dilakukan untuk mendukung ibu, khususnya yang baru melahirkan, seperti:

1. Menemani ibu bersalin.

2. Mengantarkan istri ke dokter anak atau dokter kandungan, konselor laktasi, atau psikolog jika perlu.

3. Mengasuh si kakak.

4. Bergantian begadang merawat bayi di malam hari.

5. Membantu pekerjaan rumah.

6. Menyediakan ART atau nanny.

7. Mengatur jadwal kunjungan tamu pascamelahirkan.

8. Mendukung ibu untuk menyusui bayi.

9. Menjadi penengah saat ada perdebatan dengan ortu atau mertua perihal pengasuhan bayi.

10. Mengajak istri jalan jalan atau me time lainnya.

11. Tidak mengomentari fisik ibu yg gemuk, stretch mark, dan sejenisnya

12. Membuat istri lebih PD dengan dirinya dan penampilannya.

13. Menjadi teman curhat yang baik dan tidak menghakimi.

14. Membiarkan ibu punya waktu buat diri sendiri, misal mandi.

15. Membelikan makanan favorit atau hadiah lain.

16. Bersabar dengan semua kekurangan istri.

Dukungan ayah untuk ibu tak selalu urusan domestik loh. Ayah juga bisa mendukung ibu secara pskologis. Jadi para ayah, yuk mulai sayang dan lebih peduli.(dwi)

Kredit : dwi

Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH