Awas! Struk ATM Bisa Digunakan Buat Bobol Rekening Ilustrasi ATM (Foto: Unsplash/Hello I'm Nik)

MerahPutih.com - Masyarakat yang sudah melakukan transaki lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM), agar lebih mawas dengan tidak asal buang struk ATM usai melakukan transaksi. Hal ini, bisa mencegah modus baru pembobolan rekening bank melalui struk.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus bisa meminimalisasi pencetakan transaksi di ATM, dengan memilih fitur tampilan saldo rekening/transaksi pada layar ATM, penggunaan SMS banking, hingga penggunaan mobile banking.

Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution, meminta masyarakat jika menemukan aktivitas mencurigakan seperti pengambilan struk ATM pada lokasi ATM yang bukan dilakukan oleh petugas bank atau pihak berwenang agar segera melaporkan ke petugas keamanan atau pihak bank.

Baca Juga:

Dua Pekan Berlalu, Kasus Kematian Editor Metro TV Masih Misterius

OJK meminta proaktif masyarakat jika menemuka aktivitas mencurigakan, untui melaporkan pada pihak keamanan atau menghubungi call center. Selain itu, nasabah harus rutin melakukan pengecekan transaksi atau saldo rekening.

Ilustrasi transaksi online
Ilustrasi transaksi mobile. (Foto: Unsplash/freestocks)

"Data personal atau sensitif, harus dijaga dengan baik karena kelalaian nasabah dalam mengamankan data dimaksud dapat meningkatkan risiko yang akan merugikan nasabah," ungkapnya dilansir dari kantor berita Antara.

Selain itu, OJK meminta kepada perbankan untuk meningkatkan pengamanan lokasi ATM, termasuk monitoring CCTV dalam rangka mengantisipasi aktivitas tidak wajar serta melakakan edukasi pada nasabah secara berkelanjutan, khususnya terkait pengamanan dalam penggunaan produk/layanan.

Baca Juga:

Polisi Perpanjang Masa Tahanan Maria Pauline Lumowa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Datangi Sejumlah Gudang Importir Kedelai, Polri Pastikan Bakal Pidanakan Para Penimbun
Indonesia
Datangi Sejumlah Gudang Importir Kedelai, Polri Pastikan Bakal Pidanakan Para Penimbun

Polri akan memproses hukum importir kedelai yang melakukan penimbunan.

Demo Tuntut Bebaskan Rizieq di Istana Ilegal?
Indonesia
Demo Tuntut Bebaskan Rizieq di Istana Ilegal?

Namun, polisi tidak melarang adanya aksi penyampaian pendapat

Update COVID-19 Senin (20/7): 88.214 Positif, 46.977 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Senin (20/7): 88.214 Positif, 46.977 Sembuh

Pria yang akrab disapa Yuri itu mengungkapkan jumlah penambahan 1.576 pasien menjadi 46.977 yang sembuh

 Beredar Pesan Arahan Anies Terkait Corona, Pemprov DKI Pastikan Itu Hoaks
Indonesia
Beredar Pesan Arahan Anies Terkait Corona, Pemprov DKI Pastikan Itu Hoaks

Catur pun meminta kepada masyarakat yang mendapatkan informasi corona bisa ditanyakan langsung pihak Pemprov DKI, jangan menelan mentah-mentah pesan Whatsapp.

William Sabandar Akui Penumpang MRT Anjlok di April dan Mei
Indonesia
William Sabandar Akui Penumpang MRT Anjlok di April dan Mei

Jumlah penumpang pada 1 Juli- 6 Juli 2020 sebanyak 102.324 orang

Anak Pendiri Sinar Mas Group Cabut Gugatan Hak Waris
Indonesia
Anak Pendiri Sinar Mas Group Cabut Gugatan Hak Waris

"Iya dicabut. Alasannya pengacara mencabut gugatan ada dua poin. Untuk memperbaiki gugatannya, kemudian tidak ada paksaan," kata Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono

 Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai Tak Ideal, Kurikulum Darurat Mendesak Diberlakukan
Indonesia
Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai Tak Ideal, Kurikulum Darurat Mendesak Diberlakukan

Retno juga mengatakan, kebijakan merdeka belajar tidak bisa dengan mudah begitu saja diterapkan apalagi di tengah kondisi Covid-19.

DPRD Desak Pemprov DKI Segera Bangun Puskesmas di Dua Kelurahan Jakarta Pusat
Indonesia
DPRD Desak Pemprov DKI Segera Bangun Puskesmas di Dua Kelurahan Jakarta Pusat

Dari 267 kelurahan di ibu kota, dua kelurahan tersebut yang belum memiliki puskesmas.

Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap
Indonesia
Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap

Petrus menyebut, mastermind itu ikut skenario menggagalkan OTT KPK terhadap Hasto dan Harun Masiku.

Tunggu Vaksin COVID-19 Beredar 2021, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Tunggu Vaksin COVID-19 Beredar 2021, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Masyarakat tetap perlu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan tata laksana lainnya dalam protokol kesehatan