Aturan Baru, Makan di Warteg Maksimal 1 Jam Pekerja menyiapkan lauk pauk di Warteg Subsidi Bahari, Pejaten, Jakarta, Kamis (22/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali mengeluarkan instruksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Jawa-Bali.

Instruksi terbarunya itu bernomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2-4 Jawa-Bali. Aturan makan di warung makan/warteg kembali direvisi.

Tito kembali melonggarkan kebijakan jam makan khusus untuk kota/kabupaten berstatus PPKM Level 3 dan 2 di warung makan, lapak jajan, dan sejenisnya.

Baca Juga:

Ketangguhan Pemilik Warteg Bertahan Saat Pandemi

Dari yang sebelumnya hanya dibolehkan 30 menit, kini para pelanggan tempat tersebut diizinkan makan di tempat hingga 1 jam.

Dengan catatan jam operasional dibatasi hanya sampai pukul 21.00 dengan kapasitas hingga 50 persen saja.

"Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat dan waktu makan maksimal 60 menit," tulis Tito dalam instruksinya, Selasa (7/9).

Dan untuk kota serta kabupaten yang masih berstatus Level 4 di Jawa - Bali, kebijakan diterapkan lebih ketat.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada Peluncuran Buku Kajian Evaluatif Penanganan Pelanggaran Pilkada 2020 yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu secara virtual, Kamis (26/8/2021). (Puspen Kemendagri)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada Peluncuran Buku Kajian Evaluatif Penanganan Pelanggaran Pilkada 2020 yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu secara virtual, Kamis (26/8/2021). (Puspen Kemendagri)

Melalui instruksi yang sama, Tito masih membatasi waktu jam makan di tempat selama 30 menit dengan maksimal kapasitas pengunjung 50 persen dan jam buka operasional hanya sampai pukul 8 malam.

Sebagai informasi, aturan tersebut berlaku 7 - 13 September 2021. Selanjutnya, pemerintah akan kembali mengevaluasi seiring dengan perkembangan COVID-19.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Pulau Jawa - Bali Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, ada sejumlah aturan baru yang diterapkan dalam PPKM sepekan ke depan.

"Ada beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode (PPKM) 7-13 September ini," kata Luhut saat memaparkan keputusan itu yang disiarkan secara langsung melalui Youtube, Senin (6/9) malam.

Pertama, penyesuaian waktu makan di tempat atau dine in di mal berubah menjadi 60 menit, dengan kapasitas 50 persen.

Hal itu, kata dia, akan diuji coba di 20 tempat wisata di daerah PPKM Level 3.

Meski demikian, di tempat-tempat makan tersebut, pengelola harus tetap ketat menerapkan protokol kesehatan serta menggunakan platform PeduliLindungi.

Baca Juga:

Alasan DKI Tambah Waktu Makan di Warteg: Ada Orang Tua Tak Bisa Makan Cepat

Luhut juga menegaskan, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan meski level PPKM di daerahnya menurun.

"Dalam sepekan terakhir, seperti yang diberitakan media-media massa, ada pelanggaran protokol kesehatan. Pemerintah mengambil langkah persuasif agar hal itu tak lagi terjadi," kata Luhut.

Dia menjelaskan, pengendalian wabah COVID-19 di Jawa-Bali terus mengalami perbaikan.

Luhut mengklaim, perbaikan tersebut ditandai oleh semakin sedikitnya kota maupun kabupaten level 4.

"Terhitung sejak 5 September 2021, hanya 11 kota/kabupaten yang ditetapkan PPKM Level 4. Sebelumnya ada 25 kota dan kabupaten," jelas Luhut. (Knu)

Baca Juga:

Anies Tambah Waktu Makan di Warteg Jadi 30 Menit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sarinah Buka Kembali Maret 2022, Erick Undang Pengusaha Dubai
Indonesia
Sarinah Buka Kembali Maret 2022, Erick Undang Pengusaha Dubai

Saat meninjau produk-produk UMKM di toko Al Jaber, Menteri BUMN mengaku bangga melihat produk UMKM Indonesia tersusun cantik di toko tersebut.

Pras PDIP Buka Identitas Perempuan yang Cekcok dengan Arteria
Indonesia
Pras PDIP Buka Identitas Perempuan yang Cekcok dengan Arteria

Perempuan yang memaki ibu Arteria disebut sebagai istri dari Brigjen Zamroni mantan Komandan Kodim (Dandim) Jakarta Pusat.

 Kunjungi Banjir Kalimantan, Suharyanto Janji Selalu Hadir di Tengah Bencana
Indonesia
Kunjungi Banjir Kalimantan, Suharyanto Janji Selalu Hadir di Tengah Bencana

Peninjauan itu dilakukan sebagai wujud respons cepat atas arahan presiden agar BNPB bekerja lebih keras, apalagi saat ini sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan.

PKS Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan
Indonesia
PKS Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan

Gerak cepat pemerintah mengevakuasi 26 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Afganistan mendapatkan apresiasi.

Warga Bekasi tak Bisa Vaksin karena NIK Dipakai WNA, Ini Penjelasan Polisi
Indonesia
Warga Bekasi tak Bisa Vaksin karena NIK Dipakai WNA, Ini Penjelasan Polisi

Terkait itu, Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah melakukan penyelidikan. Ditemukan hasil jika warga bernama Lee In Wong salah menuliskan NIK saat melakukan vaksinasi.

Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Rp 500, Berlaku Mulai 26 Februari 2022
Indonesia
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Rp 500, Berlaku Mulai 26 Februari 2022

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Head, Raddy R. Lukman mengatakan, kenaikan tarif pada dua ruas tol tersebut akan mulai diberlakukan pada 26 Februari 2022, pukul 24.00 WIB.

'Tangan Kanan' Prabowo Beberkan Alasan Gerindra Tolak Penundaan Pemilu
Indonesia
'Tangan Kanan' Prabowo Beberkan Alasan Gerindra Tolak Penundaan Pemilu

Terkait usulan tersebut, Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono menegaskan, partainya tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu 2024.

Pertemuan Parlemen Dunia di Bali Tidak Bahas Kondisi Rusia-Ukraina
Indonesia
Pertemuan Parlemen Dunia di Bali Tidak Bahas Kondisi Rusia-Ukraina

Hingga saat ini terdapat sembilan WNI yang masih diupayakan evakuasinya, di mana semuanya terletak di kota Chernihiv.

Harga Daging Melambung, BUMD Jakarta Jual Rp 115 Ribu - Rp 130 ribu Per Kg
Indonesia
Harga Daging Melambung, BUMD Jakarta Jual Rp 115 Ribu - Rp 130 ribu Per Kg

Perumda Dharma Jaya siap jika diminta untuk menggelar operasi pasar murah untuk mengurangi gejolak harga yang terjadi di masyarakat.

[HOAKS atau FAKTA]: Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Berarti Sehat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Berarti Sehat

Orang yang awalnya tidak memiliki gejala COVID-19 dapat mengembangkan dampak yang berkepanjangan bagi dirinya.