Apakah Vaksin COVID-19 Sinovac Aman? Begini Penjelasan Ahli Kedokteran Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 ke seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/1). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

MerahPutih.com - Vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah dilakukan pada Rabu (13/1). Namun, masih banyak masyarakat yang masih meragukan keamanan vaksin produksi Sinovac tersebut.

Ahli kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Dr Andani Eka Putra menjelaskan, vaksin COVID-19 yang digunakan pemerintah dalam vaksinasi aman karena telah melewati fase pengujian keamanan.

Baca Juga

Menkes Budi Dinilai Belum Optimal Tekan Kasus COVID-19

""Kalau keberhasilannya 30 persen maka 30 persen terlindung, jika 60 persen maka 60 persen terlindung, dan baru akan bisa dilihat setahun ke depan (hasilnya)," ujarnya di Padang, Minggu (17/1)

Dia juga mengimbau warga Muslim agar tidak khawatir mengenai kehalalan vaksin COVID-19 karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa mengenai vaksin buatan Sinovac, perusahaan farmasi Tiongkok, yang digunakan pemerintah dalam vaksinasi.

"Saya tidak terlalu pusing memikirkan ini. Kalau pun ternyata ada kandungan zat yang tidak halal, saya memutuskan tetap melakukan vaksin dengan pertimbangan dalam keadaan darurat," kata Andani dikutip Antara

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr Andani Eka Putra. (ANTARA/HO)
Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr Andani Eka Putra. (ANTARA/HO)

Mengenai kemungkinan adanya efek samping dari vaksinasi COVID-19, Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand itu mengatakan bahwa semua vaksinasi memiliki efek samping.

"Jangan katakan vaksin tidak ada efek samping. Yang paling ringan adalah rasa sakit saat disuntik, lalu ada efek gatal, bengkak, merah, mual, dan sakit kepala. Bahkan untuk efek samping berat bisa pingsan. Namun yang diantisipasi adalah penanganannya," ungkapnya.

Dia mengingatkan bahwa vaksinasi tidak serta merta bisa mengatasi penularan COVID-19. Vaksinasi hanya bagian dari upaya untuk mengendalikan penularan penyakit tersebut.

"Jangan mengantungkan semua pada vaksin karena vaksin hanya salah satu dari lima pilar penanganan COVID-19 yaitu edukasi, tracing (pelacakan) dan testing, pelayanan di rumah sakit, dan penegakan hukum," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Pemerintah Harus Keluarkan Aturan Jika Vaksinasi Berdampak Buruk Bagi Rakyat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Usai Serang Polisi, Empat Simpatisan Rizieq Melarikan Diri
Indonesia
Usai Serang Polisi, Empat Simpatisan Rizieq Melarikan Diri

Tiga tembakan yang dimuntahkan mengenai mobil petugas

Polisi Belum Simpulkan Adanya Unsur Kesengajaan di Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Polisi Belum Simpulkan Adanya Unsur Kesengajaan di Kebakaran Gedung Kejagung

Penyidik juga memeriksa saksi penjual dust cleaner merek TOP

Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi
Indonesia
Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi

Jalan Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran sepanjang 14,19 Km yang merupakan bagian dari ruas tol JORR 2 terbagi menjadi 4 Seksi

Kejagung tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI, Ini Alasannya
Indonesia
Kejagung tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI, Ini Alasannya

Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak melakukan penahanan terhadap dua anggota Polri yang menjadi tersangka kasus "unlawful killing" enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Sambut Tahun 2021, Anies Minta Warga Tetap Jaga Stamina Lawan COVID-19
Indonesia
Sambut Tahun 2021, Anies Minta Warga Tetap Jaga Stamina Lawan COVID-19

"Mari kita jaga stamina, kita jaga seluruh protokol kesehatan, kita tunjukkan di tahun 2021," ungkap Anies Baswedan dalam kanal Youtube Pemprov DKI, pada Jumat (1/1)..

Wisata Diperbolehkan, Jadi Alasan Warga Membandel Mudik
Indonesia
Wisata Diperbolehkan, Jadi Alasan Warga Membandel Mudik

“Aneh kalau masyarakat dilarang mudik, tetapi wisata tetap dibuka. Sudah pasti masyarakat yang tidak mudik itu akan memenuhi tempat-tempat wisata tersebut," kata politisi PKS.

Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, Polri Pastikan Lokasi Penyekatan Ditambah
Indonesia
Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, Polri Pastikan Lokasi Penyekatan Ditambah

Penambahan titik penyekatan tersebut nantinya akan dilakukan di jalan arteri hingga jalan tol

Hari Tri Suci Waisak 2565, Menag: Terus Rekatkan Tali Persaudaraan Antarsesama
Indonesia
Hari Tri Suci Waisak 2565, Menag: Terus Rekatkan Tali Persaudaraan Antarsesama

Menag juga mengajak umat Buddha Indonesia untuk turut serta dalam upaya pengembangan Candi Borobudur

Babak Baru Kasus Rizieq, Semua Berkas Perkara Kembali Diserahkan ke Jaksa
Indonesia
Babak Baru Kasus Rizieq, Semua Berkas Perkara Kembali Diserahkan ke Jaksa

Penyidik Bareskrim Polri kembali melimpahkan tiga berkas perkara kasus yang menjerat Rizieq Shihab ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Gibran Terbitkan Aturan Bolehkan PTM hingga Pembukaan Tempat Wisata
Indonesia
Gibran Terbitkan Aturan Bolehkan PTM hingga Pembukaan Tempat Wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Aturan yang dimaksud adalah diperbolehkannya pembelajaran tatap muka, resepsi pernikahan, hingga pembukaan tempat wisata.