Animal Telepathy, Cara Manusia Berkomunikasi dengan Hewan Hewan berkomunikasi dalam bahasa diam, sedangkan manusia berkomunikasi dalam bahasa verbal. (Foto: Unsplash/Jamie Street)

INGAT film Dolittle yang dibintangi oleh Robert Downey Junior? Dalam film itu, dia berperan sebagai Dolittle yang berprofesi menjadi dokter hewan dan mampu berkomunikasi dengan hewan lewat lisan.

Dolittle bisa memahami apa yang dipikirkan oleh anjing, burung, bebek, tikus, sampai gorila. Meski film itu fiksi, kemungkinan manusia bisa berkomunikasi dengan hewan secara dua arah bukanlah kemustahilan.

Beberapa tahun belakangan, muncul profesi baru : komunikator hewan (animal communicator) atau cenayang hewan (pet physic). Berbeda dari Dolittle, komunikasi para cenayang dengan hewan tak dilakukan secara lisan, melainkan melalui telepati (animal telepathy).

"Hewan berkomunikasi dalam bahasa diam, sedangkan manusia berkomunikasi dalam bahasa verbal. Bahasa bisu ini disebut telepati yang berarti perasaan di kejauhan," ungkap animaltalk.com.au.

Berkomunikasi secara telepati dengan hewan berarti dua pihak mengirim dan menerima pesan secara mental. Ini melibatkan transmisi langsung perasaan, emosi, niat, pikiran, gambaran mental, kesan, sensasi, dan pengetahuan murni.

Dalam komunikasi ini, seseorang tidak membaca bahasa tubuh atau membuat tebakan berdasarkan perilaku. Menurut komunikator hewan, telepati adalah kemampuan bawaan semua makhluk hidup.

Mereka yakin semua makhluk hidup, termasuk manusia, dilahirkan dengan kemampuan itu. Khusus manusia, kemampuan itu telah dilupakan oleh sebagian besar mereka saat tumbuh dewasa.

Baca juga:

Bagaimana Hewan Berkomunikasi?

animal telepathy cara berkomunikasi dengan hewan
Telepati dapat dipelajari kembali dan digunakan sekali lagi untuk berkomunikasi dengan alam dan membentuk ikatan dan pengertian yang indah dengan hewan. (Foto: Unsplash/Danny Kang)

Telepati dapat dipelajari kembali dan digunakan sekali lagi untuk berkomunikasi dengan alam dan membentuk ikatan dan pengertian yang indah dengan hewan. Hewan sudah menguasai komunikasi telepati. Melalui inilah mereka berbicara kepada sesamanya dan manusia.

Manusia dapat berkomunikasi dengan hewan jika mereka membiarkan diri mereka mendengarkan atau peka terhadap hewan. Ini seperti belajar bahasa yang berbeda.

"Dasar dari animal telepathy sebenarnya mirip dengan meditasi. Seorang pelaku animal telepathy perlu berada dalam kondisi yang tenang dan relaks saat berkomunikasi dengan binatang," kata Ruby Guo, seorang pemilik hewan yang awalnya meragukan animal telepathy, dalam The Secret of Animal Mind : Komunikasi Telepatis yang Membuka Pintu Menuju Pikiran dan Perasaan Hewan Peliharaan Anda.

Ruby mulai percaya dengan animal telepathy ketika dia mengontak seorang komunikator hewan bernama Angelika. Ruby punya anjing bernama Cookie. Tapi sejak putri kecilnya lahir, dia jarang mengajak bermain Cookie.

Kepada Ruby, Angelika mengutarakan hal tersebut yang menurutnya diperoleh langsung dari Cookie. Ruby terkejut, sebab dia tak pernah memberi tahu tentang kelahiran putri kecil dan pengaruhnya pada waktu bermain dengan Cookie.

"Saya awalnya sulit percaya, namun pendapat saya segera berubah begitu saya menyaksikan sendiri apa yang terjadi dengan Cookie anjing saya. Angelika sebagai pelaku animal telepathy telah berinteraksi dengan Cookie secara telepatis, dan Cookie benar-benar menyampaikan pikiran dan perasaannya pada Angelika," kenang Ruby.

Ruby bukanlah satu-satunya orang yang tak percaya animal telepathy. "Penjelasan cenayang hewan peliharaan tentang metode mereka untuk berkomunikasi dengan hewan secara ilmiah dipertanyakan. Untuk alasan ini, banyak orang memandang skeptis pada cenayang hewan peliharaan," tulis science.howstuffworks.com.

Baca juga:

Tayangan Hewan Peliharaan Berkumpul di HBO GO

animal telepathy cara berkomunikasi dengan hewan
Angelika meyakini animal telepathy dapat dijelaskan secara ilmiah. (Foto: Unsplash/Drew Coffman)

Sementara itu, Angelika mengaku dirinya mengetahui animal telepathy sejak 2005 melalui artikel majalah bekas di rumahnya. "Saya pun mulai mencari informasi tentang animal telepathy di internet, sampai akhirnya saya menghubungi salah satu penyelenggara workshop bagi peminat animal telepathy dan mengikuti kelas-kelas mereka," ungkap Angelika.

Angelika meyakini animal telepathy dapat dijelaskan secara ilmiah. Setiap orang pun bisa mempelajarinya. Angelika sendiri belajar selama tiga setengah tahun.

Angelika berlatih berkirim pesan kepada hewan dan berupaya memahami pesan dari hewan. Baik secara visual, auditori, pikiran, maupun kinestetis. Secara visual, pesan itu dapat ditangkap selaiknya melihat foto atau film. Secara auditori, pesan didengar seperti suara. Secara pikiran, pesan dijawab di dalam otak. Secara kinesteteis, pesan itu dirasakan.

"Pada saat kita melakukan komunikasi, kita disarankan untuk langsung menuliskan apa yang kita tangkap. Ada teori yang mengatakan bahwa otak tidak dapat memikirkan dua hal yang berbeda pada saat bersamaan," urai Angelika.

Dengan menulis, otak jadi sibuk berpikir. Ini menyebabkan seseorang dapat menganalisis apa yang didengar sehingga tak ada kerancuan antara pesan yang diterima dengan pikiran sang penerima pesan.

Awal-awal belajar animal telepathy, Angelika tak memperoleh pesan atau gambaran yang jelas dari hewan yang diajak berkomunikasi. Seiring latihan yang kian kerap, dia mulai bisa memperoleh pesan dan gambaran yang lebih jelas dari hewan.

Dari animal telepathy, Angelika menyadari bahwa tak semua hewan mau berkomunikasi. Mereka seperti manusia. Ada yang tertutup dan pemalu, ada pula yang terbuka dan periang. Selain itu, Angelika juga memperoleh cara pandang baru terhadap semua jenis makhluk hidup.

"Banyak hal yang saya pelajari dari hewan-hewan yang saya ajak berkomunikasi. Nasihat-nasihat yang berharga, kisah-kisah sederhana yang mengharukan, dan rasa cinta yang saya rasakan dari hewan-hewan tersebut telah mengubah cara pandang saya terhadap semua jenis makhluk hidup." (dru)

Baca juga:

Punya Hewan Peliharaan Bermanfaat bagi Kesehatan

DKI Jakarta Nol Kasus PMK
Indonesia
DKI Jakarta Nol Kasus PMK
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ariana Grande Batal Hadir di Grammy Awards 2022, Ada Apa?
ShowBiz
Ariana Grande Batal Hadir di Grammy Awards 2022, Ada Apa?

Ariana Grande batal hadir di ajang penghargaan Grammy Awards 2022

Sekolah Digenangi Banjir Jadi Berkah Tersendiri untuk Siswa-siswi Warga +62
Fun
Sekolah Digenangi Banjir Jadi Berkah Tersendiri untuk Siswa-siswi Warga +62

Siswa-siswi Warga +62 kebanjiran berkah saat banjir melanda.

TikTok Tawarkan Pelatihan Gratis untuk UMKM Naik Kelas
Fun
TikTok Tawarkan Pelatihan Gratis untuk UMKM Naik Kelas

Mengembangkan bisnis lewat jalur FYP.

Model Baru PlayStation 5 Ditemukan di Australia
Fun
Model Baru PlayStation 5 Ditemukan di Australia

Baru akan resmi rilis pada 15 September.

Dampak Buruk Kaki Terlalu Sering Menggunakan Sandal Jepit
Hiburan & Gaya Hidup
Dampak Buruk Kaki Terlalu Sering Menggunakan Sandal Jepit

Sandal jepit bisa berbahaya bagi kesehatan lantaran minimnya perlindungan terhadap kaki

Kartu Prakerja Bikin Alumni Jadi Lebih Produktif
Fun
Kartu Prakerja Bikin Alumni Jadi Lebih Produktif

Alumni mendapatkan lebih banyak pengetahuan berkat kartu prakerja.

Mengenal Tingkat Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Sepele
Fun
Mengenal Tingkat Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Sepele

Tindakan ini melecehkan perempuan tapi dinilai biasa saja.

Perilaku Harus Diperhatikan untuk Loyalitas Konsumen
Fun
Perilaku Harus Diperhatikan untuk Loyalitas Konsumen

Kamu harus menunjukan dengan perilaku yang baik.

Papelwrap Tawarkan Solusi 'Bubble Wrap' Berkelanjutan
Fun
Papelwrap Tawarkan Solusi 'Bubble Wrap' Berkelanjutan

Bubble wrap yang ramah lingkungan dengan bahan kertas dari kayu berkelanjutan yang disebut Papelwrap.

Warna Ingus Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu
Hiburan & Gaya Hidup
Warna Ingus Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

Ingus berperan penting bagi kesehatan tubuhmu.