Anies Minta Warga tak Gelar Halal bi Halal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat acara santunan yatim piatu Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Utara, Jalan Menteng Terusan Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Selasa (4/5). Foto

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk tidak mengelar kegiatan halal bi halal pada hari perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah. Imbauan itu terkait pencegahan timbulnya klaster COVID-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kegiatan halal bi halal dalam rangka bertemu sanak saudara dan para tokoh masyarakat dapat diganti melalui pertemuan secara daring atau virtual.

Baca Juga

Gibran: Lebaran Tahun Ini Bapak Enggak Mudik, Halal Bihalal Daring Saja

"Kegiatan silaturahmi, mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, teman tetangga dianjurkan menggunakan media virtual sampai dengan akhir bulan Syawal," ujar Anies usai rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, serta sejumlah kepala daerah penyanggah ibu kota di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (10/5).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (!0/5). Foto: MP/Asropih
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (10/5). Foto: MP/Asropih

Dikatakan Anies, imbauan ini juga berlaku pada perkantoran agar tidak melakukan kegiatan serupa setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Jadi, ketika perkantoran mulai hari Senin, jangan dimulai dengan acara halal bi halal dalam artian bertemu dan saling bersalaman," papar Anies

Menurut dia, imbauan ini harus ditaati untuk menjaga kondisi Jakarta di tengah pandemi agar dapat segera terbebas dari COVID-19.

"Karena itu (harus ditaati) agar tidak mengganggu ikhtiar kita memutus mata rantai COVID-19," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Anies Tolak Ribuan Pengajuan SIKM

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai
Indonesia
PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai

Selama masa pandemi COVID 19, tidak ada satu pun kegiatan terkait ibu kota negara baru (IKN).

Anies Perpanjang PSBB Transisi, PDIP: Enggak Ada Gunanya
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi, PDIP: Enggak Ada Gunanya

"Menurut saya enggak ada gunanya sepanjang pola disiplin penerapan protokol kesehatan masih seperti kemarin," kata Jhonny

49 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 276 Dinyatakan Reaktif COVID-19
Indonesia
49 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 276 Dinyatakan Reaktif COVID-19

Polda Metro Jaya, mencatat telah melakukan tes atau pemeriksaan swab antigen terhadap 49.424 pemudik. Hasilnya, 276 orang dinyatakan reaktif COVID-19.

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Bertambah
Indonesia
Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Bertambah

Pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami penambahan.

Setuju Reklamasi Ancol, PDIP: Kualitas Rekreasinya Harus Terbaik di Asia Tenggara
Indonesia
Setuju Reklamasi Ancol, PDIP: Kualitas Rekreasinya Harus Terbaik di Asia Tenggara

Gembong akan membahas lagi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai payung hukum.

Vaksinasi COVID-19 Tenaga Kesehatan Hampir 100 Persen
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Tenaga Kesehatan Hampir 100 Persen

"Rincian vaksinasi tahap 1 sebanyak 1.096.095 orang nakes atau 74,63%. Dan vaksinasi tahap 2 sebanyak 482.625 orang nakes atau 32,86%," katanya

Mahfud Md: Kepala Daerah Dibiayai Cukong Lebih Berbahaya Ketimbang Korupsi Bahkan COVID-19
Indonesia
Mahfud Md: Kepala Daerah Dibiayai Cukong Lebih Berbahaya Ketimbang Korupsi Bahkan COVID-19

Hal itu menurut dia juga terkonfirmasi oleh hakim peradilan pilkada

Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat
Indonesia
Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Jumat (15/1) pagi didominasi berawan di semua kota dan kabupaten.

Tiga Unsur Mulai Divaksin di DKI, Anies Minta Tak Abai Protokol Kesehatan
Indonesia
Tiga Unsur Mulai Divaksin di DKI, Anies Minta Tak Abai Protokol Kesehatan

Ada tiga unsur yang hari ini disuntik vaksin corona ialah dokter dan pakar kesehatan, pejabat publik, serta tokoh masyarakat.

Menhub Pastikan Ada 3 Bayi di Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh
Indonesia