Gibran: Lebaran Tahun Ini Bapak Enggak Mudik, Halal Bihalal Daring Saja Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 1442 H pada tanggal 6-17 Mei. Larangan mudik itu juga dipatuhi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

Keluarga besar Jokowi di Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda pun bakal memilih menggelar halal bihalal daring pada Lebaran nanti.

Baca Juga

Didesak DMFI Tutup Kuliner Daging Anjing, Gibran Mengaku Akan Lakukan Kajian

"Lebaran tahun ini bapak (Jokowi) tidak mudik, halal bihalal daring saja," ujar Gibran di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (5/5).

Gibran juga memastikan bapaknya itu juga tidak ada agenda kunjungan kerja di Solo saat Lebaran nanti. Hal itu sebagai upaya mematuhi anjuran pemerintah terkait Larangan mudik.

"Saya pastikan kunjungan kerja kepresidenan (Jokowi) di Solo enggak ada. Bapak enggak pulang dulu tahun ini," papar dia.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi corona pedagang pasar tradisional. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi corona pedagang pasar tradisional. (MP/Ismail)

Disinggung berkait boleh tidaknya mudik lokal, Gibran menegaskan untuk mudik lokal kawasan Soloraya masih diperbolehkan. Namun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat tidak banyak melakukan mobilisasi saat Lebaran.

"Kita menahan diri dulu sebentar (tidak mudik). Jangan sampai kasus COVID-19 naik," katanya.

Baca Juga

Lebih Lama, Gibran Keluarkan Aturan Larangan Mudik Per 1 Mei 2021

Ia menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan pusat terkait larangan mudik lokal. Hal itu dilakukan untuk menyamakan persepsi soal mudik lokal di Soloraya

"Setahu saya ada beberapa tempat aglomerasi yang diperbolehkan (mudik lokal). Nanti kita cek lagi ke pusat," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Di Tengah Pandemi, Realisasi Investasi Jatim Capai Rp78,3 Triliun
Indonesia
Di Tengah Pandemi, Realisasi Investasi Jatim Capai Rp78,3 Triliun

Realisasi investasi Jawa Timur mencapai Rp78,3 triliun di tahun 2020.

BMKG Bolehkan Pantai Rawan Bencana Dijadikan Lokasi Wisata, Tapi.....
Indonesia
BMKG Bolehkan Pantai Rawan Bencana Dijadikan Lokasi Wisata, Tapi.....

Hotel-hotel di Bali yang sudah memiliki sertifikasi lebih laku karena dianggap oleh wisatawan lebih aman

Majelis Hakim PN Jaktim Tolak Nota Keberatan Rizieq Kasus Megamendung
Indonesia
Majelis Hakim PN Jaktim Tolak Nota Keberatan Rizieq Kasus Megamendung

Majelis hakim PN Jakarta Timur menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa Rizieq Shihab atas kasus kerumunan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Rabu ini, Jokowi Bakal Resmikan Tol Manado-Bitung
Indonesia
Rabu ini, Jokowi Bakal Resmikan Tol Manado-Bitung

Jalan Tol Mabit dibangun dalam dua seksi, yaitu Ring Road Manado-Sukur-Airmadidi hingga Kauditan (21 Km) dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan untuk Seksi 2 Airmadidi - Bitung (25 Km),

Vendor Bansos Akui Serahkan Duit Ratusan Juta ke Anak Buah Eks Mensos Juliari
Indonesia
Vendor Bansos Akui Serahkan Duit Ratusan Juta ke Anak Buah Eks Mensos Juliari

Hal itu disampaikan oleh Direktur PT. Total Abadi Solusindo, M Iqbal, saat bersaksi dalam sidang dugaan perkara korupsi bansos COVID-19 dengan terdakwa Matheus Joko dan Adi Wahyono.

Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021
Indonesia
Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021

"Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin telah ditemukan, sehingga mereka akan berada pada posisi normal," kata Airlangga.

Pilwalkot Solo, Bajo Penantang Gibran Pamer Desain Infrastruktur 4 Mega Proyek
Indonesia
Pilwalkot Solo, Bajo Penantang Gibran Pamer Desain Infrastruktur 4 Mega Proyek

Pemilihan Wali Solo tinggal menyisakan waktu 15 hari lagi.

Pemprov DKI Diminta Perbaiki Data Penerima Bansos Tunai Rp300 Ribu
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Perbaiki Data Penerima Bansos Tunai Rp300 Ribu

pada pembagian bansos sebelumnya, misalnya masih banyak warga Jakarta Timur yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemprov.

Divonis 15 Tahun Penjara, John Kei Tertawa
Indonesia
Divonis 15 Tahun Penjara, John Kei Tertawa

John sempat mengajukan nota pembelaan

Jokowi Diminta Buka Ruang Dialog dengan Buruh Bahas UU Cipta Kerja
Indonesia
Jokowi Diminta Buka Ruang Dialog dengan Buruh Bahas UU Cipta Kerja

Jika jalur konstitusional yang ditempuh, Presiden Jokowi harus segera menandatangani dan mengesahkan Omnibus Law Cipta Kerja sebagai UU