Anies Minta Pendukungnya Terus Kawal Suara dan Laporkan jika Temukan Pelanggaran

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 16 Februari 2024
Anies Minta Pendukungnya Terus Kawal Suara dan Laporkan jika Temukan Pelanggaran

Anies Baswedan menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024. (MP/Joseph Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden Anies Baswedan kembali merespons hasil quick count atau hitung cepat yang menempatkan dirinya di urutan kedua Pilpres 2024. Anies menyoroti adanya banyak indikasi kekurangan yang dirasakan terang benderang.

"Terlepas dari segala kebaikan pemilu dan kerja keras semua pihak yang terlibat di dalamnya, ada begitu banyak kekurangan yang dirasakan secara terang benderang," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini dalam keterangan video di laman Instagram @aniesbaswedan dikutip di Jakarta, Jumat (16/2).

Baca Juga:

Seluruh Relawan Timnas AMIN Diminta Kumpulkan Bukti Kecurangan Pemilu

Ia mengajak seluruh pendukung Amin untuk mengawal suara dan melaporkan segala bentuk pelanggaran ke Tim Hukum Nasional (THN) maupun situs khusus.

"Maka, demi perbaikan pemilu dan penguatan demokrasi maka saya menyerukan: Terus kawal suara dengan semangat tinggi, laporkan segala kecurangan, keanehan dan ketidaknormalan yang ada ke Tim Hukum Nasional. Kontaknya bisa dilihat di situs https://aminajadulu.com/lapor," tambahnya.

Anies berpesan kepada pendukung bahwa perjuangan perubahan belum selesai.

"Selama 1,5 tahun kita menjalankan gerakan perubahan dengan semangat membara, menerobos segala tantangan, menghadapi lawan dengan kekuatan yang amat besar. Sungguh suatu capaian luar biasa bahwa kita telah sampai di titik ini," imbuh dia.

Anies juga berpesan untuk tetap menghormati proses Pemilu dan menghargai kerja-kerja demokrasi yang telah dan sedang bekerja, tetap jaga semangat tinggi, jaga optimisme bahwa gerakan perubahan masih dan akan terus berjalan, dan yakin akan mencapai tujuan panjangnya.

Baca Juga:

Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat atas Keunggulan Prabowo di Pilpres 2024

"Saya pernah sampaikan bahwa optimisme itu harus terus dihidupkan," ungkap dia.

Ia juga mengajak seluruh pendukung untuk menjaga dan merawat nurani untuk percaya bahwa kemajuan Indonesia harus terus diupayakan meski pintu perubahan sangat sempit.

"Dan saya akan mengulangi kembali apa yang saya sampaikan kemarin, saya akan tetap dan terus membersamai gerakan perubahan,” tutup Anies. (Knu)

Baca Juga:

Sejumlah Petugas KPPS Meninggal saat Penghitungan Suara, KPU Sebut Lakukan Pendataan

#Anies Baswedan #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan