Anies Dinilai Tak Serius Tangani Banjir, PSI Gulirkan Hak Interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Ahmad Riza Patria meninjau mesin pompa yang menyedot air banjir ke Kali Mookervaart di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2) Foto: ANTAR

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI akan menggunakan hak interpelasi di DPRD, menyusul ketidakseriusan Gubernur Anies Baswedan dalam penanganan banjir Jakarta.

Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Justin Untayana menilai Gubernur Anies tidak menjalankan amanah penanggulangan banjir. Bahkan diduga dengan sengaja menghambat kerja di dinas-dinas Pemprov DKI untuk mencegah banjir.

Baca Juga

PDIP DKI Sebut Gerebek Lumpur Andalan Anies Tak Mampu Atasi Banjir

"Khususnya yang dirugikan oleh banjir akibat kegagalan dan ketidakseriusan Gubernur Anies mengelola penanggulangan banjir," ujar Justin di Jakarta, Kamis (25/2).

Ia pun mengkritisi ketidakjelasan masterplan penanggulangan banjir, ketidakseriusan pembebasan lahan normalisasi, dan kebingungan kosa kata serta mandeknya normalisasi maupun naturalisasi sungai yang tidak ada kemajuan sama sekali.

Pemprov DKI juga terkesan abai dalam pencegahan banjir. Akibatnya, warga ibu kota menderita. Mereka khawatir akan menjadi preseden buruk untuk periode pemerintahan berikutnya. "Pasca berakhirnya masa jabatan Gubernur Anies,” papar Justin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan pada media usai meninjau Jalan Kemang Raya yang pada Sabtu (20/2) sempat tergenang banjir luapan Kali Krukut, Jakarta Selatan, Minggu (21/2). Foto: Antara/Ricky Prayoga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan pada media usai meninjau Jalan Kemang Raya yang pada Sabtu (20/2) sempat tergenang banjir luapan Kali Krukut, Jakarta Selatan, Minggu (21/2). Foto: Antara/Ricky Prayoga

Selain lambatnya pembebasan lahan yang menjadi penyebab utama terhambatnya upaya Kementerian PUPR melakukan pekerjaan konstruksi di lapangan. Salah satunya, batalnya pembebasan 118 bidang lahan untuk normalisasi sungai senilai Rp 160 miliar pada APBD-Perubahan tahun 2019.

“Saat itu, Pemprov DKI tidak bersedia mencairkan anggaran normalisasi dengan alasan defisit. Tapi di Desember 2019 dan Februari 2020, Gubernur malah mencairkan anggaran commitment fee Formula E sebesar Rp 560 miliar," tutur Justin.

Baca Juga

Pemprov DKI Temukan Pengungsi Banjir Positif COVID-19

Untuk menggulirkan interpelasi, dibutuhkan dukungan 15 anggota DPRD. PSI mengaku telah melakukan komunikasi politik dengan partai politik lainnya. Justin meyakini interpelasi ini sebagai tanggung jawab bersama dan amanat para wakil rakyat untuk mengawal penanggulangan banjir.

"Kami menagih penjelasan yang gamblang dari Gubernur. Hak interpelasi ini kami gulirkan demi kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta,” tutup Justin. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rp 108,1 Triliun Dana Bantuan Sosial Telah Disalurkan
Indonesia
Rp 108,1 Triliun Dana Bantuan Sosial Telah Disalurkan

Data per 11 September 2021 turut menunjukkan tidak ada provinsi di luar Jawa dan Bali yang berada pada level asesmen 4 sedangkan 16 provinsi masih berada pada level 3 dan 11 provinsi berada pada level 2.

Kapolda dan Pangdam Pastikan Tak Ada Ancaman Kejahatan di Jakarta
Indonesia
Kapolda dan Pangdam Pastikan Tak Ada Ancaman Kejahatan di Jakarta

Pangdam Jaya Mayjen (TNI) Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengecek situasi keamanan di Gereja Katedral.

TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik
Indonesia
TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik

"Itu kegiatan latihan, kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik," kata Tatang ketika dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Jumat (7/5).

Surpres Calon Panglima TNI, Stafsus Mensesneg: Tidak Mungkin Tertutup
Indonesia
Surpres Calon Panglima TNI, Stafsus Mensesneg: Tidak Mungkin Tertutup

Penyerahan nama orang nomor satu di TNI itu ke Senayan tidak akan dilakukan secara diam-diam atau tertutup.

Hakim Tegur Saksi Rizieq: Saudara Disumpah, Jangan Asal Ngomong
Indonesia
Hakim Tegur Saksi Rizieq: Saudara Disumpah, Jangan Asal Ngomong

Hakim Akhmad Sayuti menegur Ahmad Khadir Alaydrus, saksi yang dihadirkan tim hukum Rizieq Shihab karena keterangannya dinilai tidak sinkron.

Anies Disarankan Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen
Indonesia
Anies Disarankan Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen

"Kalau memang dia yakin dan percaya diri dan merangkul rakyat dan percaya di berhasil saya sarankan dia jalur independen," kata Emrus

KKB Kembali Berulah, Tukang Bangunan Ditembak Mati Meski Minta Ampun
Indonesia
KKB Kembali Berulah, Tukang Bangunan Ditembak Mati Meski Minta Ampun

"Sebelum ditembak, korban sempat teriak "ampun komandan", kata Fakhiri

Belasan Pemuda Diamankan Polisi di Depan Kedubes AS
Indonesia
Belasan Pemuda Diamankan Polisi di Depan Kedubes AS

Sebanyak 15 pemuda Papua diamankan Polisi karena melakukan kericuhan saat demonstrasi di depan Kedubes Amerika Serikat, Gambir, Jakarta Pusat.

Pulihkan Penjualan UMKM, Bandung Gelar Pasar Kreatif Selama 2 Bulan
Indonesia
Pulihkan Penjualan UMKM, Bandung Gelar Pasar Kreatif Selama 2 Bulan

Tahun lalu, sekitar 212 pelaku usaha yang terlibat. Tahun ini meningkat menjadi 252 dengan lebih bervariasi komoditasnya tidak hanya fesyen dan kerajinan.

Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi
Indonesia
Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi

Seluruh kalangan harus berupaya menekan angka penyebaran kasus COVID-19