MerahPutih.com - Pulau Madura, Jawa Timur, ditargetkan menjadi penyumbang suara bagi pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Cak Imin optimistis bisa meraih kemenangan besar di Pulau Madura.
"Madura minimal 55 persen," kata Cak Imin usai kampanye terbuka di Kabupaten Sumenep, Rabu (31/1).
Baca Juga:
Cak Imin: Proyek Hilirisasi Dilakukan Ugal-ugalan dan Didominasi Tenaga Kerja Asing
Dia juga mengaku tidak khawatir suara masyarakat Madura yang menjadi rebutan pasangan calon lain.
Dia mengklaim punya tiga kekuatan yang bisa digerakkan untuk mengawal suara.
"Sekarang ada tiga lapis, ada lapisan kiai, ada lapisan asatid, asatidzah, ada tokoh masyarakat. Mereka sangat selektif termasuk perhatian kepada jejak rekam. Jadi aman," jelas Cak Imin.
Cak Imin menyebut masyarakat Madura memiliki sikap fanatik. Dia juga menyampaikan masyarakat Madura sudah lama menantikan misi perubahan yang saat ini digagasnya bersama Anies Baswedan.
"Masyarakat Madura masyarakatnya sangat fanatik, masyarakat Madura sudah lama membutuhkan perubahan, Insyallah AMIN menang di Madura karena dari dulu harapan Perubahan ada di Anies Muhaimin," ungkap Cak Imin.
Baca Juga:
Cak Imin Kritik Kegagalan Food Estate di Pemaparan Visi Misi
Sementara itu, Anies Baswedan mengungkapkan, ada beberapa pesan yang dibawa olehnya dalam kampanye di wilayah tersebut. Salah satunya tentang bagaimana sejumlah keluarga bisa hidup lebih leluasa.
"Mendukung investasi yang padat karya, supaya lapangan pekerjaan tersedia bagi anak-anak muda dan masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Hal ini dikarenakan biaya kebutuhan pokok seperti pangan yang nantinya akan dibuat menjadi terjangkau dan diperbaiki olehnya.
"Lalu dukungan untuk usaha ekonomi mikro, kecil yang akan kita dorong supaya yang kecil berkembang pesat dan lapangan pekerjaan tersedia luas," sambungnya. (knu)
Baca Juga: