Air Purifier, Humidifier dan Diffuser, Apa Sih Bedanya? Perbedaan Air Purifier, Humidifier, Diffuser (Foto: Pixabay/Tiluria)

BANYAK orang mengira air purifier, humidifier, dan diffuser adalah perangkat yang memiliki fungsi sama. Meskipun ketiganya sama-sama dapat menjaga kualitas udara, tetapi air purifier, humidifier, dan diffuser memiliki fungsi yang berbeda. Hal ini tentunya akan membuat kebanyakan orang bingung, pada gilirannya mereka membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga:

Jarang Terpikirkan, Peralatan Rumah Tangga Ini Mengandung Bakteri Paling Banyak

Air purifier, humidifier, dan diffuser adalah alat yang sangat tepat untuk menigkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Namun, akan sulit jika tidak mengetahui pilihan mana yang harus dipilih yang sesuai dengan kebutuhan. Lalu, apa perbedaan dari air purifier, humidifier, dan diffuser? Melansir laman homeairguides, yuk kita cari tahu.

Air Purifier

Air Purifier, Humidifier dan Diffuser, Apa Sih Bedanya?
Pembersih udara (Foto: Winix)

Tujuan dari air purifier adalah membersihkan udara ruangan dari kontaminasi virus, dan bakteri di udara. Selain itu, alat ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap, asap rokok, dan mengurangi pertumbuhan jamur.

Cara kerja dari air purifier adalah alat ini akan menyedot udara di dalam ruangan ke dalam mesin yang akan ditangkap dengen filter.

Filter yang biasa digunakan dalam air purifier sangat efektif untuk menghilangkan udara yang terkontaminasi oleh virus atau bakteri diudara, sehingga sangat cocok digunakan bagi orang yang memiliki alergi terhadap udara kotor, asma, dan masalah pernafasan.

Baca juga:

Alat-Alat Rumah Tangga Paling Populer yang Jadi Kenangan

Humidifier

Air Purifier, Humidifier dan Diffuser, Apa Sih Bedanya?
Menjaga kelembapan ruangan (Foto: hammacher)

Fungsi utama dari humidifier adalah meningkatkan kelembapan udara di dalam ruangan dengan cara menyomprotkan uap air ke udara. Alat ini sangat cocok untuk ruangan yang kering, seperti ruangan yang menggunakan AC.

Perlu diingat, humidifier akan meningkatkan kelembapan udara pada ruangan, sehingga tidak cocok jika digunakan di dalam ruangan yang sudah lembab, karena akan mendorong pertumbuhan jamur.

Ketika kelembapan udara di dalam suatu ruangan diatas 50%, maka jamur bisa dengan mudah untuk berkembang dan meningkatkan produksi tungau. Humidifier bisa digunakan untuk membantu penyembuhan kulit kering, sinusitis, iritasi tenggorokan, mimisan, dan masalah pernapasan yang disebabkan karena berada di iklim yang kering.

Diffuser

Air Purifier, Humidifier dan Diffuser, Apa Sih Bedanya?
Difuser cocok di kamar tidur (Foto: Urban Outfitters)

Alat yang satu ini fungsi utamanya adalah menyegarkan dan mengharumkan ruangan. Diffuser dapat mengubah essential oil menjadi butiran kecil yang akan disebarkan keseluruh ruangan. Manfaat dari diffuser adalah dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak, mencegah penyakit dengan mencampurkan essential oil yang sesuai, dan melancarkan pernapasan. (Bel)

Baca juga:

Perabot Rumah Tangga Lawas, Masih Ada yang Pakai?


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya