Jarang Terpikirkan, Peralatan Rumah Tangga Ini Mengandung Bakteri Paling Banyak Peralatan rumah tangga paling banyak mengandung bakteri (Sumber: Mother Nature Network)

BERSIH pangkal sehat. Tak hanya mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup dan berolahraga, kita juga harus rutin membersihkan rumah. Membersihkan rumah wajib dilakukan karena setiap sudut rumah kita mengandung bakteri. Berbagai sudut rumah yang umumnya dibersihkan misalkan lantai, langit-langit rumah, tempat cuci piring, kasur, hingga toilet.

Tak hanya sudut-sudut tersebut, peralatan rumah tangga juga harus dibersihkan secara rutin. Beberapa peralatan rumah tangga yang terlihat kecil dan seringkali diabaikan juga mengandung banyak bakteri. Bakteri yang terdapat di peralatan rumah tangga tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan bakteri yang ada di tiap sudut rumah. Berikut peralatan rumah tangga yang mengandung bakteri paling banyak:

1. Tempat Duduk Toilet

Bakteri di Toilet
Tempat duduk toilet (Foto: Mental Floss)

Salah satu bagian toilet yang mengandung paling banyak bakteri adalah tempat duduk kloset. Tempat duduk berukuran kecil tersebut dipenuhi banyak kuman. Sekitar 3,2 juta bakteri bersarang di sana.

Turbulensi yang muncul saat kamu menyiram toilet membuat partikel-partikel kecil dari kotoran tersebut keluar dan bahkan bisa menembus hingga 15 kaki.

Untuk mengurangi risiko tersebut, bersihkan tempat duduk toilet secara rutin dan tutup toilet ketika hendak menyiram kotoran.

2. Spons Pencuci Piring

Bakteri Spons
Bakteri di Spons (Foto: Mother Nature Network)

Tempat cuci piring adalah bagian yang paling sering dibersihkan sementara spons adalah bagian yang paling sering diabaikan.

Padahal, tahukah kamu bahwa kandungan bakteri di spons sangat banyak? Di spons kotak berukuran kecil tersebut terdapat 54 miliar sel bakteri. Jumlah ini bahkan setara dengan bakteri yang ada di kotoran manusia.

Cara terbaik iuntuk mendekontaminasi bakteri di spons adalah dengan menggunakan microwave. Memanaskan spons di microwave selama dua menit akan membunuh 99% kuman dan spora yang ada di spons.

3. Sakelar Lampu Kamar Mandi

Sakelar
Sakelar lampu toilet (Foto: 9to5mac)

Sakelar lampu kamar mandi adalah salah satu benda paling kotor di rumah. Bagaimana tidak? Sakelar disentuh oleh semua anggota keluarga yang baru saja keluar dari toilet.

Seperti yang kita ketahui, toilet merupakan "sarang" bakteri di rumah. Menyentuh sakelar lampu kamar mandi artinya mentransfer bakteri yang ada di sana tangan, begitupun sebaliknya.

Bersihkan sakelar secara rutin untuk mencegah penularan virus ketika ada anggota keluarga yang terserang flu. Atau pasang sakelar yang otomatis menyala saat kamu masuk atau mati saat kamu pergi.

4. Talenan Plastik

Talenan Plastik
Talenan Plastik (Foto: Amazon)

Banyak orang yang beralih dari talenan kayu ke talenan plastik karena berpikir talenan plastik lebih higienis. Jika kamu salah satu orang yang berpikir demikian, maka pikirkanlah kembali.

Permukaan talenan plastik yang telah dipakai berulang-ulang akan kasar dan membuat bakteri tetap bertahan di sana meski sudah dibersihkan.

Sebaliknya, kayu pinus yang kerap dijadikan bahan pembuatan talenan justru memiliki sifat antibakteri dan antimikroba alami. Penelitian menunjukkan penggunanan talenan plastk justru membuat penggunanya beresiko terserang salmonella.

5. Karpet

Karpet
Bakteri di karpet (Foto: architecture Art Design)

Bakteri dan virus penyebab flu dapat bertahan di karpet selama sebulan atau lebih. Tak hanya itu, karpet juga menjadi sarang bagi tungau, spora jamur, dan zat alergen lainnya.

Untuk menjaga karpet agar tidak terkontaminasi virus dan bakteri, bersihkan dengan vakum setiap minggu. Cuci juga karpet setiap enam bulan sekali. (avia)

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH