45 Tahun Sudah Satelit Indonesia A1 Mengorbit Satelit pertama milik Indonesia. (Foto: Unsplash/NASA)

TEPAT pada Kamis (8/7), satelit pertama milik Indonesia, Palapa A1 diluncurkan. Satelit tersebut diorbitkan pada 8 Juli 1976 dari Cape Canaveral Kennedy Space, AS pukul 19.30 waktu setempat atau 9 Juli 1976 pukul 06.30 WIB. Peluncuran ini menjadi bukti Indonesia pernah melakukan lompatan teknologi yang luar biasa.

Perkembangan sistem komunikasi di luar negeri menjadi pertimbangan mengapa pemerintah Indonesia ingin memperkuat sistem komunikasinya. Bayangkan, Indonesia yang terdiri atas daratan dan lautan luas, kala itu memiliki komunikasi buruk. Mulai dari sinilah direncanakan peluncuran sebuah satelit.

Pada 5 Juli 1974, Indonesia melakukan kontrak kerja sama dengan perusahaan asal AS, Hughes Aircraft Company (kini bernama Boeing Satellite Systems) untuk program peluncuran satelit. Kemitraan tersebut berkaitan dengan perencanaan sembilan stasiun bumi, satu stasiun kontrol utama, dan dua satelit (A1 dan A2).

Jenis satelit yang digunakan adalah tipe HS-333 yang teknologinya juga diaplikasikan untuk satelit Ani dan Wester.

Baca juga:

Satelit Baru NASA untuk Lacak Kenaikan Air Laut

Satelit yang diimpikan itu pun selesai digarap pada Februari 1975 dan tidak terlepas dari jasa Presiden Soeharto saat Orde Baru. Nama Palapa diberikan oleh Soeharto karena terilhami dari Sumpah Palapa, ikrar bersejarah Mahapatih Gajah Mada. Pemerintah berharap melalui nama itu, Indonesia bisa mengulang kembali kejayaannya seperti sejarah Nusantara.

Proyek satelit komunikasi itu memakan biaya yang besar, yakni Rp 561 miliar dengan 13 persen untuk satelit, 82 persen untuk telepon, telex, telegram, dan transmisi, serta lima persen untuk televisi.

Bentuk satelit generasi A ini terlihat seperti drum minyak dengan piringan di atasnya. Satelit ini juga mencatat rekor tercepat dalam sejarah pengerjaan satelit milik Boeing, yakni terhitung hanya kurun waktu 17 tahun.

Peluncurannya pada 8 Juli 1976 dilakukan dengan roket NASA Delta 2941 dan disiarkan langsung oleh TVRI. Roket tersebut terbagi atas tiga tingkatan dan didorong sembilan roket tambahan di samping roket utama. Peluncuran satelit Palapa A1 menjadi tanggung jawab NASA yang kemudian menyerahkan pengawasan kepada stasiun pengendali di Glenwood, New York.

Dengan adanya satelit Palapa A1, membuat Indonesia menjadi negara keempat yang memiliki satelit sendiri setelah Kanada, Rusia, dan AS.

Baca juga:

SpaceX Habiskan Uang Triliunan Tiap Bulan Demi 120 Satelit

45 Tahun Sudah Satelit Indonesia A1 Mengorbit
Diluncurkan oleh Cape Canaveral Kennedy Space. (Foto: Kennedy Space Center)

Kala itu, masyarakat Indonesia baru merasakan dampak yang signifikan setelah 10 hari peluncuran. Satelit ini berhasil memangkas jarak komunikasi antar daerah di Indonesia yang memiliki wilayah luas. Bahkan, satelit ini diklaim mampu menjangkau negara tetangga, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Satu tahun berselang tepatnya pada 10 Maret 1977, Indonesia meluncurkan Palapa A2 dengan bantuan roket Delta 2914 untuk mengorbit di 77 BT. Satelit Palapa A2 merupakan cadangan yang siap dioperasikan apabila Palapa A1 mengalami kegagalan.

Beberapa jenis satelit milik Indonesia lainnya yang perlu kamu ketahui yakni Palapa-B1, Palapa-B2, Palapa-B2R, Palapa-B4, Palapa-C1, Palapa-C2, Indostar-1, Indostar-2, Telkom-1, Telkom-2, Telkom-3, Garuda-1, Inasat-1, LAPAN-Tubsat, JCSAT-4B, Lapan-A2, BRIsat, Lapan-A3, Telkom-3S, Telkom-4, dan Nusantara-1. (and)

Baca juga:

Rusaknya Satelit Telkom 1 Berujung Pelaporan ke Ombudsman

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Film Biopik Marilyn Monroe Segera Tayang di Netflix
ShowBiz
Film Biopik Marilyn Monroe Segera Tayang di Netflix

Film ini sempat direncanakan sejak 2010.

Mengenali Gejala Badai Sitokin, Kondisi yang Dialami Deddy Corbuzier
Hiburan & Gaya Hidup
Minat Investasi Bitcoin di Indonesia Meningkat
Fun
Minat Investasi Bitcoin di Indonesia Meningkat

Peminat investasi bitcoin di Indonesia kebanyakan generasi z dan milenial.

 Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor
Fun
Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor

Aplikasi kencan ini tidak berdasarkan lewat penampilan fisik.

Pidato di UN General Assembly, BTS Gaet ARMY Baru
ShowBiz
Pidato di UN General Assembly, BTS Gaet ARMY Baru

Bukan sembarang fan, mereka ialah para pemimpin dunia serta elite juga VIP.

‘This Is Indonesia’ Trending di Enam Negara
ShowBiz
‘This Is Indonesia’ Trending di Enam Negara

Menceritakan tentang budaya dan destinasi wisata Indonesia.

Suara Punya Warna, Mana yang Paling Menenangkan?
Fun
Suara Punya Warna, Mana yang Paling Menenangkan?

Peneliti menemukan suara dengan warna paling menenangkan.

Barista Starter Pack, Bikin Cewek-Cewek Betah Pelesiran ke Coffee Shop
Fun
Barista Starter Pack, Bikin Cewek-Cewek Betah Pelesiran ke Coffee Shop

Barista identik dengan rambut klimis atau gondrong penuh kharisma.

Orang Tak Bisa Dipercaya Punya 3 Kebiasaan Menyeramkan
Fun
Orang Tak Bisa Dipercaya Punya 3 Kebiasaan Menyeramkan

Meski begitu, tidak semua yang berperilaku seperti ini pasti merupakan orang berbahaya atau tidak bisa dipercaya ya!

Tandai Album Baru Tulus Rilis Single ‘Ingkar’
ShowBiz
Tandai Album Baru Tulus Rilis Single ‘Ingkar’

Merayakan 10 tahun bermusik, Tulus rilis single Ingkar.