Fashion

4 ESMODIAN Peraih Coup De Coeur Du Jury (Grand Jury Award 2023)

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 09 Desember 2023
4 ESMODIAN Peraih Coup De Coeur Du Jury (Grand Jury Award 2023)

Kiri ke kanan (Claudia Gotama, Cut Dayini Ramadhana, Ari Seputra, Nathania Calista Felim, dan Karel Kurniawan) (Foto: ESMOD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ESMOD Jakarta, sekolah mode kesohor di Indonesia, memberikan penghargaan Coup De Coeur Du Jury (Grand Jury Award) 2023 kepada empat mahasiswanya. Penghargaan diberikan setelah para mahasiswa menjalani penilaian karya yang menjadi salah satu syarat kelulusan bagi mahasiwa/i ESMOD Jakarta.

Para juri, yang terdiri dari 42 orang profesional di berbagai industri, menetapkan empat kategori penghargaan itu jatuh kepada Karel Karuniawan untuk Fashion Design and Creation; Nathania Calista Felim untuk International Fashion Business; Claudia Gotama untuk One Year Program Fashion Design and Pattern Making March; dan Cut Dayini Ramadhana untuk One Year Program Fashion Design and Pattern Making September.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Jakarta dalam acara ESMOD Jakarta Graduation Day Class of 2023, Minggu, 5 November 2023.

Ari Seputra, Creative Director of Ari Seputra dan Alumni of ESMOD Jakarta, mengatakan bahwa ESMOD Jakarta mengundang juri profesional dari berbagai Industri untuk menilai hasil karya mahasiwa/i ESMOD Jakarta tiap tahun.

"Di mana semua lulusan akan mempresentasikan hasil karya mereka. Di sini para juri menilai apakah mahasiwa/i sudah siap terjun ke dunia profesional secara matang. Selain itu, mengundang juri profesional dari berbagai profesi ini sangat baik untuk kelulusan mahasiwa-mahasiswi, karena para juri menilai dari persepsi yang berbeda,” ujar Are dalam keterangan resmi yang diberikan kepada Merahputih.com (8/12).

Claudia Gotama mengaku terkejut beroleh penghargaan tersebut. Dia tak menyangka karyanya terpilih sebagai salah satu yang terbaik.

claudia gotama
Konsep utama dari koleksi Tama, panggilan karib Claudia Gotama, adalah menciptakan pakaian yang dapat memberikan perspektif segar terhadap pakaian dari kain tradisional Indonesia. (Foto: Claudia Gotama)

“Bingung, terkejut dan merasa bersyukur. Awalnya saya tidak mendengar nama saya ketika dipanggil, tapi kemudian saya melihat ke arah teman-teman sekelas saya, mereka semua bersemangat mengatakan saya penerima penghargaan tersebut," ungkap Claudia Gotama.

Konsep utama dari koleksi Tama, panggilan karib Claudia Gotama, adalah menciptakan pakaian yang dapat memberikan perspektif segar terhadap pakaian dari kain tradisional Indonesia. Tujuannya agar dapat dikenakan oleh lebih banyak generasi mendatang.

Berlandas pemikiran tersebut, dia menciptakan perpaduan antara desain kontemporer dan siluet serbaguna dengan kain tenun Indonesia.

Lain lagi dengan Karel Kurniawan. Dia tak berpijak pada satu konsep khusus. Dia memang mengusung koleksi yang terinspirasi dari seni "Avant Garde", aliran yang sering kali memicu perdebatan karena hasilnya yang cenderung tidak biasa.

Baca juga:

ESMOD Creative Show Tampilkan 222 Looks di Central Park Jakarta

Ini menciptakan beragam pandangan positif dan negatif, tapi semuanya valid. Oleh karena itu, koleksi ini tidak memiliki konsep khusus karena konsepnya adalah "Point Of View" dari setiap individu. Karel menamakan koleksinya sebagai "Interpretable: A Personal Point Of View".

Karel bersyukur bisa meraih penghargaan Coup De Coeur Du Jury. Serupa Tama, dia juga kaget namanya jadi yang terpilih.

karel kurniawan
Karel menamakan koleksinya sebagai "Interpretable: A Personal Point Of View". (Foto: Karel Kurniawan)

"Tidak terpikirkan sebelumnya, dan yang jelas juga merasa terharu atas apresiasi yang diberikan para juri untuk karya dan koleksi saya. Saya juga berterima kasih kepada ESMOD Jakarta dan kepada dosen-dosen yang telah memberi kesempatan serta membimbing saya selama pengerjaan project ini.” ungkap Karel

Sementara Cut Dayini Ramadhana mengenang kembali hari awal-awalnya bergabung dengan ESMOD. "Siapa sangka, sebelum masuk ke ESMOD Jakarta saya sama sekali tidak bisa menggambar ataupun menjahit," beber Cut.

Namun Cut berusaha keras dan mau belajar. Hasilnya terbayar. Koleksinya yang terinspirasi dari bencana alam Tsunami Aceh terpilih menjadi favorit para juri.

Koleksi ini menggunakan beberapa metode shibori Jepang, yang melambangkan gelombang. Koleksi ini juga punya dua mood atau fase.

Baca juga:

Kerennya Gelaran TikTok x ESMOD Fashion Month Collection

Tahap pertama, Cut memakai metode shibori abstrak untuk melambangkan fase sebelum tsunami. Pada fase ini tampilannya terlihat lebih bersih dan menggunakan siluet yang melambangkan kegembiraan dan warnanya biru cerah.

Tahap kedua, Cut menggunakan metode shibori geometri untuk melambangkan bangunan yang terbawa ombak saat terjadinya tsunami. Dia memilih warna biru kehitaman dan detail yang belum selesai untuk melambangkan kerusakan akibat tsunami.

View this post on Instagram

A post shared by Dday Studio (@dday.studi0)

But I felt very honored and flattered too... Benar-benar kerja keras yang membuahkan hasil, saya sangat senang. It was really hard work that paid off, I’m so glad. Ini bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin asal kita mau berusaha dan bekerja keras, rasa terima kasih saja rasanya tidak cukup untuk mengungkapkan terima kasih saya kepada ESMOD Jakarta,” ungkap Cut.

Peraih Coup De Coeur Du Jury terakhir, Nathania Calista Felim, membuat ide TOTON for Alien Objects yang fokus pada co-branding strategy antara TOTON, rumah mode ternama di Indonesia, dan Alien Objects sebagai brand parfum lokal di Indones

Proyek ini bertujuan mengembangkan parfum lokal kelas atas yang selaras dengan identitas TOTON. Proyek ini melihat pasar potensial dan memosisikan TOTON sebagai pionir dan inovator dalam bidang fesyen serta parfum yang merupakan keahlian dari Alien Objects.

Tahu namanya keluar sebagai salah satu peraih penghargaan, Calista langsung punya perasaan campur-aduk.

toton
Nathania Calista Felim, membuat ide TOTON for Alien Objects yang fokus pada co-branding strategy. (Foto: Toton)

"Bersyukur, bahagia bercampur haru, karena ini merupakan hasil kerja keras saya selama ini dan dukungan besar yang saya terima dari orang-orang terdekat saya. Tentunya, I feel very honoured to be chosen by the esteemed juries," sebut Calista.

Selama membuat proyek ini, Calista hanya berdiskusi dan menerima masukan dari para dosen ESMOD Jakarta. "Jadi, ketika bisa mendapatkan masukan yang positif directly from industry professionals made me very happy,” tutur Calista.

Selamat untuk semuanya! (dru)

Baca juga:

Dihadiri 41 Juri Profesional, ESMOD Jakarta kembali Menggelar 'Jury Day'

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan