4 Ciri Kulit Kusam, Segera Lakukan Perawatan
Sejumlah orang mengalami kulit kusam. (Foto: Unsplash/Adrian Swancar)
MerahPutih.com - Kulit sehat akan terlihat cerah dan tidak kusam. Biasanya, kulit kusam terjadi karena kurangnya perawatan, seperti tidak rutin memakai sunscreen sebelum keluar rumah. Kulit kusam juga terjadi akibat kuragnya asupan air pada tubuh atau dehidrasi.
Kulit kusam masih bisa kamu atasi dengan sejumlah perawatan. Namun, kamu mesti mengetahui terlebih dulu ciri kulit kusam agar penanganannya tepat. Berikut ciri kulit kusam seperti yang dimuat di laman Alodokter:
Baca Juga:
1. Kulit kering dan kasar
Kulit kering dan kasar terjadi karena kamu kurang minum air, yang disarankan oleh pakar kesehatan sebanyak 2 liter sehari. Sering terpapar pendingin ruangan juga membuat kulit kering dan kasar. Segera perbaiki kebiasaan minum kamu agar kulit kembali terlihat halus dan cerah.
2. Warna kulit tidak merata
Warna kulit tidak merata juga menandakan kulit kamu kusam. Biasanya, warna kulit kamu akan belang akibat adanya spot hitam di bawah mata atau biasa disebut dengan mata panda. Kurang tidur bisa menyebabkan mata panda panda.
Kulit membutuhkan durasi tidur yang cukup untuk memperbaiki sel-sel kulit. Pastikan durasi waktu tidur kamu 6-8 jam sehari agar warna kulit kembali terlihat merata.
3. Warna kulit menggelap
Paparan sinar UV dari matahari menyebabkan warna kulit menggelap. Kulit dapat menggelap karena apabila terpapar sinar matahari, kulit akan memproduksi melanin, zat yang memberikan warna pada kulit secara berlebihan. Selalu pakai sunscreen agar kulit terlindungi dari paparan sinar matahari.
4. Kekenyalan kulit berkurang
Ciri-ciri wajah kusam yang terakhir ialah mengurangnya tingkat kekenyalan kulit. Kerutan halus, serta terlihat lebih kusam dan kendur merupakan ciri paling umum pada kulit yang tidak kenyal. Biasakan untuk membersihkan atau mencuci wajah minimal dua kali sehari untuk mempertahankan tingkat kekenyalan kulit kamu. (ikh)
Baca Juga:
Empat Langkah Mudah Mengubah Kulit Kusam jadi Bersinar
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya