YLKI: Pelayanan PLN Tidak Maksimal, Tapi Menaikan Tarif
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi. (Foto: YouTube)
MerahPutih Bisnis - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyayangkan kenaikan tarif listrik, karena pelayanan PLN tidak maksimal, tapi tetap menaikan tarif listrik.
YLKI menyebut langkah PT PLN untuk menaikan tarif listrik untuk golongan rumah tangga 1.300 - 2.200 VA tidak tepat.
Ketua YLKI, Tulus Abadi mengungkapkan, masih banyak daerah yang mengalami pemadaman listrik lebih dari tiga kali dalam sehari. Sementara masyarakat tetap harus membayar tarif listrik yang semakin mahal.
"PLN tidak maksimal memberikan pelayanan, tapi pemerintah malah menaikan tarif, ini sangat memukul masyarakat," ujar Tulus di Jakarta, Minggu, (6/12).
Tulus juga menambahkan, selama 15 tahun terakhir. Sektor kelistrikan merupakan sektor yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat, "Tapi ketika PLN di-complain, PLN tidak bisa berikan jawaban yang konkret," pungkasnya. (rfd)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Diskon 50 Persen untuk Warga yang Tambah Daya Listrik lewat PLN Mobile
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
PLN Jamin 15 Ribu Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera Dapat Pasokan Listrik
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Tarif Listrik PLN Per kWh Januari 2026 Tak Naik, Cek Daftarnya Berikut Ini
Listrik Kembali Menyala, PLN Fokus Pulihkan 184 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah
Beban Puncak Listrik Pada Malam Natal Capai 44,5 Gigawatt
Banda Aceh Masih Pemadaman Bergilir, PLN Minta Waktu Perbaikan Sampai Minggu
Dirut PLN Minta Maaf Akui Tidak Akurat Kasih Data 93% Listrik Aceh Sudah Normal
93 Persen Jaringan Listrik di Aceh Sudah Pulih, 4 Kabupaten Berhasil Menyala