Seorang Perempuan Melahirkan di Halte Polda Metro Jaya
Yuli dan anaknya, Syahrini Murni Bhayangkariwati, yang lahir di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)
MerahPutih, Megapolitan-Seorang perempuan melahirkan di halte Polda Metro Jaya, Rabu (1/7). Kelahiran bayi berjenis kelamin bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-69 yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.
Perempuan bernama Yuli, 31, ditemani ibunya Maimunah, 50, dan anak pertamanya, Aswan, 9. Mereka bertiga mengaku dari Bogor hendak ke Lampung.
Menurut Yuli, sejak di bus perutnya mulai mengalami kontraksi. "Menurut perkiraan waktu lahir seharusnya masih minggu depan," jelas Yuli. Akhirnya, mereka bertiga turun di halte Polda Metro Jaya dibantu penumpang bus. Saat itu seorang petugas jaga langsung mengantar Yuli ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya.
Tepat pukul 8.30 bayi mungil berjenis kelamin perempuan lahir dengan selamat. Yuli dan bayinya menjalani perawatan untuk pemulihan di Ruang 12 Bid Dokkes Polda Metro Jaya. (gms)
Baca Juga:
Penjelasan Kapolda Soal Penyebab Kebakaran di Kantor Komnas PA
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pemalsuan Beras
Polda Metro Jaya Gagalkan Upaya Penimbunan Sembako Jelang Lebaran
Bagikan
Berita Terkait
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Materi Stand Up 'Mens Rea'
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan atas Dugaan Penghasutan, Polisi Segera Lakukan Pendalaman
Polda Metro Jaya Gandeng 3 Kejati Sinkronkan KUHP Biar Rakyat Gampang Pantau Kasus
Kapolda Metro Perintahkan Kapolres Perkuat Deteksi Dini, Bikin Jakarta 'Nol' Tawuran
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025