Semangat dan Disiplin Tinggi Alasan Rudy Hartono Juarai All England

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 26 Januari 2016
Semangat dan Disiplin Tinggi Alasan Rudy Hartono Juarai All England

Legenda Bulutangkis Indonesia Rudy Hartono (MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih raket- Kehebatan sang maestro Rudy Hartono Kurniawan di olahraga bulutangkis memang sudah tidak diragukan lagi. Saat muda, Rudy bahkan pernah memenangkan kejuaraan dunia All England hingga delapan kali berturut-turut.

Dengan dukungan semangat ayahnya Zulkarnain Kurniawan, Rudy Hartono kecil termotivasi untuk dapat menjuarai pertandingan bulutangkis. Terlebih saat itu dari tangan senior Rudy, Tan Joe Hok, Indonesia menjuarai kejuaraan All England untuk pertama kalinya.

"Pada waktu itu Indonesia pada tahun 1958 merebut piala Thomas pertama kalinya. Sehingga banyak pemain bulutangkis menjadi yakin bahwa Indonesia mampu merebut juara bulutangkis. Ayah saya termasuk orang yang punya keyakinan itu dan mengenalkan bulutangkis kepada saya," kenang Rudy.

Kehidupan Rudy Hartono memang terbilang disiplin. Keterbatasan di masa itu tak membuat Rudy patah semangat. sejak umur delapan tahun setiap harinya Rudy selalu berlatih bersama sang ayah yang juga seorang pemain bulutangkis.

"Saya juga dilatih bukan cuma bulutangkis tapi olahraga lari dan olahraga lain yang bisa menguatkan stamina. Jadi sebelum sekolah saya berlatih paling tidak berlari atau loncat tali dan itu saya lakukan setiap hari. Pulang sekolah saya juga berlatih bulutangkis," ucapnya, di kantor Kartu Merah Putih Indosat, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/1).

Delapan tahun berlalu, akhirnya Rudy dipanggil oleh pelatnas di Jakarta untuk lebih mendalami bulutangkis. Disaat itulah Rudy mulai menunjukan prestasinya. Pada umur 18 tahun mimpinya tercapai untuk menjuarai All England.

"Disitu saya mulai mendapatkan banyak pelajaran dan banyak keahlian. Dalam waktu dua tahun saya sudah punya prestasi yang cukup mengesankan, yaitu diumur 18 tahun saya menjadi juara All England pada tahun 1968," ujar Rudy yang kini menjabat Ketua Umum Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI). (yni)

 

BACA JUGA:

  1. 17 Pebulutangkis Ikuti Bidding Sponsor
  2. Pebulutangkis Israel, Misha Zilberman Bisa Berlaga di Jakarta
  3. Kejuaraan Dunia Bulutangkis
  4. Selebrasi Kemenangan Tim Bulutangkis Indonesia
  5. Bulutangkis Indonesia Sumbang Medali Emas

 

#Badminton #Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) #Rudy Hartono #Bulutangkis Tunggal Putera Dan Puteri #Bulutangkis Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Olahraga
Jonatan Christie Gagal Juarai Indonesia Open 2026 Dikalahkan Victor Lai
Jonatan berusaha menjaga jarak poin, tetapi beberapa kesalahan sendiri pada momen penting membuatnya kehilangan gim pertama 19-21.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Jonatan Christie Gagal Juarai Indonesia Open 2026 Dikalahkan Victor Lai
Berita Foto
Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Lolos Ke Babak 16 Besar usai Kalahkan Tunggal India Lakhsya Sen
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan mengembalikan kok kepada Tunggal India Lakhsya Sen dalam babak pertama Indonsia Open 2026 di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Juni 2026
Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Lolos Ke Babak 16 Besar usai Kalahkan Tunggal India Lakhsya Sen
Olahraga
Laga Terakhir Menang 5-0, Indonesia Tetap Waspadai Kejutan Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas
Tim Thomas Indonesia bakal menjalani laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 melawan Aljazair di Forum Horsens, Denmark, Jumat (24/4) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Laga Terakhir Menang 5-0, Indonesia Tetap Waspadai Kejutan Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas
Olahraga
11 Pebulu Tangkis Indonesia Debut di Turnamen All England
Indonesia menurunkan total 24 atlet pada ajang level BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
11 Pebulu Tangkis Indonesia Debut di Turnamen All England
Olahraga
Leo/Bagas Kembali Kibarkan Merah Putih di Thailand Master 2026 Setelah Korea Open 2024
Mengalahkan Raymond/Joaquin adalah kali kedua Leo/Bagas mengalahkan sesama wakil Indonesia di Thailand Masters.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Leo/Bagas Kembali Kibarkan Merah Putih di Thailand Master 2026 Setelah Korea Open 2024
Indonesia
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
BWF menetapkan tenggat pengajuan dokumen bidding pada 28 Februari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Olahraga
Alwi Farhan Rebut Juara Indonesia Masters 2026, Terakhir Kali Tunggal Putra Juara di 2023
Kemenangan 21-6 di gim kedua memastikan Alwi keluar sebagai juara dan disambut sorak sorai penonton Istora.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Alwi Farhan Rebut Juara Indonesia Masters 2026, Terakhir Kali Tunggal Putra Juara di 2023
Berita Foto
Tunggal Putri China Chen Yufei Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2026
Tunggal putri China, Chen Yufei memegang trofi juara Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 25 Januari 2026
Tunggal Putri China Chen Yufei Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2026
Olahraga
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Kebijakan protected ranking merupakan mekanisme perlindungan peringkat bagi atlet yang terpaksa absen dari kompetisi internasional akibat kondisi medis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Olahraga
Hasil Final Badminton SEA Games 2025: Indonesia Bawa Pulang 2 Emas dan 2 Perak
Final badminton SEA Games 2025 berlangsung sengit. Indonesia membawa pulang dua emas dan dua perak dari laga pamungkas tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
Hasil Final Badminton SEA Games 2025: Indonesia Bawa Pulang 2 Emas dan 2 Perak
Bagikan