Rusia Usir Semua Pemain Bola Asal Turki

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 30 November 2015
Rusia Usir Semua Pemain Bola Asal Turki

Presiden Rusia Vladimir Putin (Screenshot Presstv)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sepak Bola - Penembakan pesawat tempur Sukhoi Su-24 milik Rusia oleh militer Turki beberapa waktu lalu membuat negeri 'Beruang Merah' tersebut benar-benar murka.

Rusia langsung menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Turki sebagai balasan atas insiden tersebut. Tak hanya itu, Presiden Vladimir Putin menerbitkan sebuah dekrit yang berisi larangan impor sejumlah produk komoditas dari Turki untuk sementara waktu pada Sabtu (28/11) pekan lalu.

Dekrit Putin tersebut pun langsung diimplementasikan dengan cepat dalam berbagai bidang, termasuk dalam olah raga sepak bola.

Pembantu Putin, Vitaly Mutko, yang menjabat sebagai Menteri Olahraga Rusia, mengumumkan peraturan yang melarang klub sepak bola profesional negaranya utnuk membeli pemain asal Turki pada bursa transfer musim dingin ini.

"Jika ada klub yang yang ingin membeli pemain asal Turki pada jeda, negara tidak akan mengeluarkan izin", tegas Mutko seperti dilansir laman R-Sport.

Lebih lanjut Mutko mengatakan bahwa setiap pesepak bola asal Turki yang sudah terlanjur bermain sebelum peraturan ini keluar, akan diizinkan tetap bermain di klub Rusia. Namun tidak diizinkan untuk memperpanjang kontrak.

"Bagi para pemain asal Turki yang sudah dikontrak akan tetap bermain. Tapi mereka tidak akan berada di sini untuk perpanjangan kontrak kerja di masa depan."

Namun Mutko mengizinkan pemain Rusia jika ingin bermain di kompetisi Turki. (man)

 

BACA JUGA:

  1. Turki Ingatkan Rusia untuk Tidak Bermain Api
  2. Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia
  3. Liverpool Sukses Raih 3 Poin dari Swansea City
  4. Inter Milan Bakal ke Indonesia, Erick Thohir: Saya Masih Ketar-Ketir

 

#Penembakan #Rusia #Pesepak Bola
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Dunia
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
China dan Rusia menghadapi berbagai tuduhan, sanksi dan tantangan dari Amerika Serikat dan sekutunya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Dunia
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Albanese mengatakan ia akan mengusulkan pembatasan baru, termasuk mengatur jumlah senjata yang dapat dimiliki seorang pemegang izin.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Indonesia
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
KJRI Sydney merilis nomor darurat untuk WNI. Hal itu terkait insiden penembakan di Pantai Bondi, pada Minggu (14/12) lalu.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
Bagikan