MerahPutih Keuangan - Gempuran dollar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang rupiah mulai mereda. Pada pembukaan perdagangan pasar antarspot pagi ini mata uang Garuda dibuka menguat.
Mengutip data Bloomberg, Kamis (12/11) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dibuka di Rp13.558 per dollar AS. Rupiah menguat jika dibandingkan penutupan kemarin sore di Rp13.600 per dollar AS.
Namun, rupiah berbalik arah melemah 9 poin atau 0,07 persen. Nilai tukar rupiah berada di level Rp13.591 per dollar AS.
Sementara menurut data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berserk menjauh dari level Rp13.600 per dollar AS. Kurs rupiah terhadap dollar AS terpantau ke Rp13.620 per dollar AS kemudian menguat ke Rp13.592 per dollar AS. Gerak rupiah berkisar di rentang Rp13.520-Rp13.610 per dollar AS.
Menurut Rangga Cipta, analis Samuel Sekuritas, rupiah berpeluang melanjutkan penguatan setelah beberapa hari bergerak stabil.
"Hari ini rupiah berpeluang melanjutkan tendensi penguatannya," tutur analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, seperti dikutip dari rilisnya.
Rangga memprediksi investor domestik akan mulai beralih terhadap angka defisit neraca transaksi berjalan yang akan datang pada Jumat besok, di mana diperkirakan membaik ke 1,7 persen terhadap GDP.
BACA JUGA: