Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Politisi Malaysia Puji Kepemimpinan Jokowi dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 18 Juni 2016
Politisi Malaysia Puji Kepemimpinan Jokowi dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Pidato seorang politisi Malaysia di 'Deklarasi Rakyat Selamatkan Malaysia' (Foto: Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Seorang politisi negara jiran Malaysia baru-baru ini mengungkap kondisi politik negaranya yang dinilai sarat dengan korupsi di bawah kepemimpinan PM Najib. Politisi yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kondisi negaranya saat ini telah mengambil posisi Indonesia yang dulunya terkenal sebagai neraga terkorup di dunia.

Dikutip dari pidato yang disampaikannya dalam 'Deklarasi Rakyat Selamatkan Malaysia' di Stadium Malawati, Shah Alam, Malaysia, 14 Mei 2016, politisi itu memuji kinerja Jokowi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai mampu mangangkat Indonesia keluar dari jerat korupsi yang selama ini membuat citra Indonesia buruk di mata dunia Internasional.

"Posisi Malaysia kini sudah diambil Indonesia dan posisi Indonesia diambil Malaysia. Dulu Indonesia adalah negara yang terkorup di dunia dan sekarang posisi itu telah diambil Malaysia. Dan posisi Malaysia sebagai negara yang gencar memberantas korupsi sekarang telah direbut Indonesia," ujarnya saat berpidato di hadapan massa simpatisan deklarasi.

Di hadapan massa, ia pun bercerita soal pemberantasan korupsi yang tengah giat digalang pemerintahan Jokowi. Ia mengatakan seluruh menteri yang diangkat Jokowi harus melalui seleksi ketat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau calon menteri itu dinilai KPK memiliki nilai merah, maka tidak akan diangkat menjadi menteri di Kabinet Jokowi-JK," ujarnya, mengisahkan saat ia bertemu dengan sejumlah mantan pejabat tinggi Indonesia.

Ia pun membandingkan kondisi tersebut dengan di Malaysia. Menteri di Malaysia, katanya diangkat atas dasar kedekatan dengan Perdana Menteri Najib, bukan karena prestasi atau seleksi dari lembaga pemberantasan korupsi Malaysia.

Ketegasan pemberantasan korupsi di Indonesia tercermin dari sikap KPK yang berani memeriksa Ahok yang merupakan rekan kesayangan Jokowi.

"Lembaga pemberantasan korupsi Malaysia berada dalam kontrol Perdana Menteri sehingga lembaga ini dipergunakan untuk kepentingan politik, sementara di Indonesia KPK bukan berada di bawah Jokowi, sehingga siapapun bisa dipanggil KPK termasuk Ahok dalam kasus fitnah RS Sumber Waras," ujarnya.

Di penghujung pidato, politisi Malaysia itu menyebut inilah perkembangan negara jiran Indonesia setelah Reformasi.

BACA JUGA:

  1. Jumat Besok KPK Ungkap Dua OTT Kasus Korupsi
  2. Dalam Sehari KPK OTT Dua Kasus Korupsi
  3. KPK: OTT di Serpong Terkait Pembentukan Bank Banten
  4. KPK Amankan 8 Orang saat OTT di Serpong
  5. Tersangka Hasil OTT KPK

 

#Presiden Jokowi #Komisi Pemberantasan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengembalikan status 57 orang korban TWK KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Diketahui, kader Gerindra itu menjadi Bupati Mempawah selama dua periode 2009-2014 dan 2014-2018
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 23 Agustus 2025
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Indonesia
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Kerja sama ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya mereka yang berpotensi terjerumus dalam tindak korupsi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 April 2025
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Indonesia
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Tessa belum bisa menyampaikan informasi lengkap mengenai kasus tersebut
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Bagikan