Polisi Perketat Pengamanan di Setiap Kedutaan Besar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 15 Januari 2016
Polisi Perketat Pengamanan di Setiap Kedutaan Besar

(Foto: screenshot thenewstribe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pasca terjadi ledakan bom yang sempat menggemparkan warga Jakarta pada Kamis (14/1) kemarin, pihak kepolisian menerjunkan sejumlah pasukan guna menebalkan pengamanan di setiap gedung kedutaan besar yang terdapat di Indonesia.

Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Metro Jaya (Dirpam Obvit) Kombes (Pol) Aan Suhanan mengatakan, pihaknya telah menurunkan pasukan pengamanan terhadap setiap gedung kedutaan yang terdapat di Jakarta. Menurutnya, penurunan pasukan dimaksudkan untuk penebalan pengamanan di setiap keduataan seperti Amerika Serikat serta negara Eropa semuanya.

"Iya dari Brimob tambah di kedutaan Amerika satu regu. Sedangkan untuk kedutaan besar lainnya juga ada. Pokoknya yang potensial untuk ancaman," ujar Aan Suhanan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/1).

Masih kata Aan, penebalan pasukan pengamanan ini terus dilakukan pihaknya sampai situasi di Indonesia benar-benar kondusif. Lantaran itu, penanganan pengamanan tersebut sudah mencapai seratus persen.

"Yang dulu 4 persen sekarang ditambah menjadi 8 persen. Hal ini bagi kedutaan lainnya," paparnya.

Untuk diketahui, insiden yang sempat menjadi isu nasional tersebut diketahui telah memakan korban mencapai 30 orang baik meninggal maupun luka-luka. Dan, dari 31 korban tersebut terdapat juga warga negara asing satu orang yang meninggal dunia. (gms)


BACA JUGA:

  1. Ini Sosok Asli Polisi Ganteng Serangan Bom Sarinah
  2. Relawan Jokowi Tabur Bunga di Lokasi Bom Thamrin
  3. Ini Tips Bos Sarinah Hadapi Serangan Bom
  4. Dirut PT Sarinah: Bom Thamrin, Bukan Bom Sarinah
  5. Enam dari Tujuh Korban Meninggal Bom Sarinah Teridentifikasi
#Kedutaan Besar #Polda Metro Jaya #Ledakan Bom Di Sarinah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Indonesia
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Polda Metro Jaya mengungkap peran dua tersangka TPPO WNI ke Libya. Kini, kedua pelaku sudah ditangkap.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
SETARA Institute menilai pembentukan Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya harus tetap menjunjung prinsip negara hukum, HAM, dan akuntabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
Bagikan