Polisi Dalami Keterkaitan Chep Hermawan dengan ISIS
Kesatuan Islam Indonesia Anti Sara (KIIAS) melakukan aksi unjuk rasa di depan patung kuda, Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/3). (Foto: Antara/David Muhamarsya)
MerahPutih Megapolitan - Sampai saat ini Polri sedang melakukan pendalaman keterkaitan Cecep Hermawan terhadap gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Hingga saat ini, Polri hanya memastikan bahwa pria yang biasa dikenal Chep Hermawan itu merupakan pendana. (Baca Juga: BNPT: ISIS Tidak Akan Kehabisan Dana)
"Memang pernyataan Chep di beberapa media sosial menyatakan bahwa, kalau kalian mau bertempur atau berperang silakan di sana (Suriah) saja, jangan di Indonesia karena kestabilan indonesia harus berjalan," papar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, (19/3).
Rikwanto mengungkap, Chep merupakan tokoh yang mendukung warga negara Indonesia (WNI) bertempur di Suriah dan Irak. Atas dasar itu, Chep menyuplai dana. Berdasarkan pernyataan pemimpin Gerakan Reformis Islam (GARIS) di media sosial tersebut, Rikwanto menganggap bahwa WNI yang hijrah ke Suriah masih berdasarkan keinginan pribadi. (Baca Juga: BNPT Usul Pemerintah Keluarkan Perppu Cegah ISIS)
Sebelumnya, Selasa, 12 Agustus 2014, Chep Hermawan beserta rombongan ditangkap Kepolisian dan TNI di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Penangkapan itu terjadi setelah Chep beserta rombongan pulang dari kunjungan ke LP Nusakambangan. Kepolisian dan TNI menduga, Chep Hermawan dan kelompoknya tersebut terkait ISIS. (gms)
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Hasutan Pembakaran Mabes Polri, Laras Faizati Divonis 6 Bulan Percobaan
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia