Polisi Cegat Peserta Pawai Malam Takbiran Yang Akan Masuk Jakarta
Polisi dari Polda Metro Jaya mencegat peserta pawai malam Takbiran yang masuk ke Jakarta (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Megapolitan - kepolisian Sektor Ciputat cegat peserta pawai malam Takbiran yang akan memasuki wilayah Jakarta, Kamis (16/7).
Berdasarkan pantauan merahputih.com sekira pukul 23.30 WIB, di lokasi Pospam Fly over Ciputat Tangerang Selatan, Sejumlah petugas polisi menghentikan arak-arakan konvoi takbiran yang hendak memasuki wilayah Jakarta, Sebab peserta pawai malam Takbiran yang didominasi ABG (anak baru gede ), menaiki atap angkot dan membawa bedug yang diletakkan di atas angkot.
Petugas jaga pospam, AKP Abdul Rochim mengatakan pawai malam Takbiran yang dilakukan anak muda itu sangat membahayakan.
"Kita menyuruh mereka untuk turun dari atap angkot, berbahaya," katanya, kepada merahputih.com, kamis (16/7).
Dia menegaskan kalau pun ada yang berkonvoi jangan sampai naik atap angkot. Apalagi ada bedug yang diletakkan diatas angkot. "Berbahaya sekali," ujarnya.(fdi)
Baca Juga:
Sambut Lebaran Prabowo Bersih-Bersih Masjid Di Bogor
Malam Takbiran Lalin Sekitar Ciampea Bogor Padat Merayap
Masjid Agung Tangerang Selatan Tak Adakan Pawai Takbiran
Satpol PP DKI Jakarta Ancam Tutup Tempat Hiburan Malam yang Buka di Malam Takbiran
Bagikan
Berita Terkait
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Materi Stand Up 'Mens Rea'
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan atas Dugaan Penghasutan, Polisi Segera Lakukan Pendalaman
Polda Metro Jaya Gandeng 3 Kejati Sinkronkan KUHP Biar Rakyat Gampang Pantau Kasus
Kapolda Metro Perintahkan Kapolres Perkuat Deteksi Dini, Bikin Jakarta 'Nol' Tawuran
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025