Polda Sita Barbuk Curanmor di Ibu Kota

Aang SunadjiAang Sunadji - Kamis, 09 April 2015
Polda Sita Barbuk Curanmor di Ibu Kota

Barang Bukti Curanmor yang disita Polda Metro Jaya (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal- Subdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya sita barang bukti rujukan LP yang digunakan sebagai dasar penangkapan dan penahan pelaku curian motor (curanmor), yang terjadi di DKI Jakarta saat ini.

Penangkapan dan penahan para pelaku curanmor ini berdasarkan rujukan LP dan hasil interogasi dan rekonstruksi tersangka, sehingga total kejadian yang dilakukan oleh kelompok ini telah melakukan aksinya sebanyak 25 kali pada tempat yang menjadi aksinya.

"Dengan dasar barang bukti (barbuk) dan rujukan LP serta hasil interogasi tersangka kami menangkap dan menahan para pelaku ini," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto, kepada merahputih.com di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Kamis (9/4).

Menurutnya, barang bukti yang disita itu antara lain, telepon selular, sepeda motor serta uang dan satu paket narkotika, jenis sabu. Serta sebuah pistol yang dirampas dari tangan pelaku saat melakukan aksi curanmor. (Baca: Wah, Dukun Dalangi Curanmor?)

Ditegaskan olehnya bahwa pelaku berbagai macam modus yang dijalaninya. Contohnya, mereka berpura-pura mengatakan kepada setiap pengendara mobil ada ban mobil yang bocor. Dengan sekejap, pemilik kendaraan tersebut akan turun untuk membuktikan dan melihat ban kendaraan yang kempis itu. Saat itulah pelaku memainkan aksinya. Membuka kaca mobil dan mengambil barang-barang dari mobil tersebut.

"Saya berjanji setelah bebas dari hukuman ini, saya tidak akan berbuat lagi," ungkap Kapten curanmor Ag alias CHY Bin SNRY ini.

Dengan demikian, Heru mengimbau agar masyarakat harus berhati-hati dalam mengendarai mobil dan sepeda motor. Jika menemukan modus seperti ini segera melaporkan kepada pihak Polisi. (Baca: Polsek Jagakarsa Masih Kembangkan Kasus Pencurian dengan Kekerasan)

"Dan, juga bagi para pengguna mobil, kalau parkir ditempat ramai, kaca mobil harus turun setengah, kalau kaca mobil tertutup rapat itu sangat memudahkan bagi aksi para pelaku curanmor, karena menggunakan ludahan kaca mobil bisa dipecahkan dalam waktu sekejap bagi mobil yang kacanya tertutup rapat," tutupnya.  (gms).

#Barang Bukti #Penangkapan Curanmor #Curanmor #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Aang Sunadji

Coffee is a life
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan