Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 31 Mei 2015
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam

Foto ilustrasi (Foto Antara/Nova Wahyudi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-PT Pertamina (Persero) diam-diam telah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax RON 92 menjadi Rp9.300 per liter dari harga sebelumnya Rp8.800 per liter mulai tanggal 30 Mei 2015 pukul 00:00 WIB.

Untuk harga BBM non subsidi lainnya seperti Premium, Pertamax Plus dan Pertamax Dex nyaris tidak berubah. Begitu pula dengan harga BBM bersubsidi seperti Solar nyaris tidak mengalami kenaikan.

Salah satu pengguna BBM jenis Pertamax 92 terkejut dengan kenaikan harga ini. Aldi yang ditemui merahputih.com di SPBU Matraman, Jakarta, Sabtu (30/5) mengatakan biasanya dengan membayar Rp20 ribu tangki bensinnya sudah terisi penuh.

"Iya saya baru tahu harganya naik. Biasanya isi Rp20 ribu tangki bensin full ini kok kurang," ungkap Aldi.

Aldi kecewa dengan keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax. Ia berharap tidak ada kenaikan lagi di waktu yang akan datang. "Yah kalau harganya udah segitu ya segitu aja. Mau malem mingguan harga Pertamax naek, cewek gua kan juga harus jajan," ujarnya.

Lain lagi dengan Agus, salah satu pengguna BBM jenis Ron 88. Menurutnya, kenaikan harga BBM Pertamax akan mendorong kenaikan harga Premium.

"Pertamax udah naik. Yah bentar lagi juga Premium naik," katanya.

Sementara itu para pekerja SPBU Pramuka mengaku tidak tahu dengan keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax.

"Kita nggak tahu. Di koran ada tapi. Pokoknya pas kita kerja harganya sudah segitu," tutur Syafa. Menurutnya, biasanya yang lebih tahu adalah atasannya. (Rfd)

Baca Juga:

Pertamina Batal Naikkan Harga Pertamax

Batal Naikkan Harga Pertamax, Pertamina Hadapi Kerugian dengan Bijak

Masyarakat Tetap Gunakan Pertamax

 

#Kenaikan Harga-Harga #Pertamax #Harga BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Indonesia
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Harga tersebut dihitung dari rata-rata biaya produksi solar dalam negeri sebesar Rp 18.600 per liter. Selisih sekitar Rp 3.600 per liter akan ditanggung melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Indonesia
Pertamax Naik, Pengguna Pertalite Diklaim Cuma Naik 10 Persen
Kuota yang ditetapkan pemerintah untuk BBM Biosolar sebanyak 2,47 juta kilo liter (KL) sedangkan Pertalite sebanyak 3,96 juta KL hingga akhir tahun untuk Jawa Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Pertamax Naik, Pengguna Pertalite Diklaim Cuma Naik 10 Persen
Indonesia
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Harga BBM bersubsidi ditentukan berdasarkan kebijakan pemerintah karena melibatkan anggaran subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
Konsumsi Pertamax Turun, Pertamina Tambah Stok Pertalite 18 Persen di Momen Libur Sekolah
Penambahan stok itu mengacu pada tren konsumsi tahun sebelumnya, termasuk peningkatan mobilitas masyarakat saat musim liburan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Konsumsi Pertamax Turun, Pertamina Tambah Stok Pertalite 18 Persen di Momen Libur Sekolah
Indonesia
Antrean di SPBU Kian Panjang, Warga Beralih Dari Pertamax ke Pertalite
Kendaraan yang awalnya menggunakan Pertamax beralih menggunakan Pertalite. Begitu juga dengan kendaraan yang semula mengonsumsi Dexlite atau Pertamina Dex beralih ke Solar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
 Antrean di SPBU Kian Panjang, Warga Beralih Dari Pertamax ke Pertalite
Bagikan