Perjuangan Orang Tua dalam Lagu Batak Anakon Hi Do Hamoraon Di Au

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 04 Maret 2016
Perjuangan Orang Tua dalam Lagu Batak Anakon Hi Do Hamoraon Di Au

Judika Ft. Erik dan Tiroy menyanyikan lagu Batak berjudul "Anakon Hi Do Hamoraon Di Au". (Foto: Screenshot Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Bagi masyarakat Batak, anak adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan. Demi kehidupan sang anak yang lebih baik, sang orang tua pun rela hidup bersusah payah. Sebab anak adalah lambang kekayaan sesungguhnya dalam sebuah kehidupan.

Hal ini terekam dalam salah satu tembang yang sangat populer di kalangan masyarakat Batak berjudul "Anakkon Hi, Do Hamoraon di Au" yang diciptakan oleh komponis Batak kenamaan Almarhum Nahum situmorang.

Lagu ini kerap dinyanyikan saat ritual adat pernikahan masyarakat adat digelar atau pun saat acara syukuran kelahiran bayi. Dengan harapan agar orang tua sungguh-sunguh dalam mendidik maupun membesarkan anak.

Dalam lagu tersebut, Nahum Situmorang menuliskan lirik inspiratif bahwa pendidikan anak itu yang paling utama. Lewat pendidikan sang anak, diharapkan tidak hanya berhasil atau sukses dalam kehidupan namun juga memiliki akhlak yang mulia.

Karena hal itu, Nahum menambahkan lirik dalam lagu tersebut bahwa orang tua harus bekerja keras dan mengesampingkan hal-hal yang kurang penting dalam kehidupan seperti barang mewah, ataupun berpelesiran untuk lebih mengutamakan pendidikan sang anak. (man)

Berikut lirik lengkap tembang populer masyarakat Batak "Anakkon Hi, Do Hamoraon di Au";

Anakkon hi do hamoraon di au
Ai tung so boi pe au lao da
Tu paredang edangan
Tarsongon dongan dongan ki da
Na lobi passarian
Alai sudena gellengki da
Dang jadi hahurangan
Anakkkon hi do na ummarga di au

Ai tung soboi pe au marwolda
Marnilon mar jam tangan
Tarsongon dongan donganki da
Marsedan marberlian
Alai sudena gellengki da
Dang jadi hahurangan
Anakkkon hi do hamoraon di au

Nang so tarihut hon au pe angka dongan
Ndada pola marsak au disi
Alai anakhonki da
Dang jadi hatinggalan sian dongan mangodang na i
Hugogo pe massari arian nang bodari
Lao pasikkolahon gellekki
Naikkon marsingkola satimbo timbona
Sikkap ni natolap gogokki

Marhoi hoi pe au inang da
Tu dolok tu toruan
Mangalului ngolu ngolu na boi parbodarian
Asal ma sahat gellengki da sai sahat tu tujuan
Anakhonki do hasangapon di au

 

BACA JUGA:

  1. Sejarah Kelam di Balik "Genjer-genjer" Sebagai Lagu PKI
  2. Rasa Sayange, Lagu dari Maluku yang Jadi Kontroversi
  3. Kisah Sedih di Balik Lagu "Bubuy Bulan"
  4. Makna Lagu Kicir - Kicir dari Betawi
  5. Makna Kepemimpinan dalam Lagu "Gundul-gundul Pacul"

 

#Sumatera Utara #Lagu Daerah #Batak
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Menurut prakirawan BBMKG Wilayah I Fauziah Fitri Damanik, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Rabu siang dan sore.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Indonesia
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Indonesia
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
"Yang siap beroperasi untuk kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari nanti 1.157 (sekolah) atau 95,23 persen,” ungkap Abdul Mu’ti.
Frengky Aruan - Minggu, 04 Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
Berita Foto
Pesta Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Himpun Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pidato dalam perayaan malam pergantian tahun baru 2026 di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 01 Januari 2026
Pesta Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Himpun Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Indonesia
Pulang Dari Pakistan dan Rusia, Prabowo Langsung Mendarat di Sumatera Utara
Presiden Prabowo dijadwalkan mengecek langsung beberapa daerah terdampak bencana banjir bandang dan longsor,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Pulang Dari Pakistan dan Rusia, Prabowo Langsung Mendarat di Sumatera Utara
Indonesia
Siklon Tropis Senyar Bikin Hujan Lebat dan Ekstrem Landa Sumatera Utara
Berdasarkan faktor global, kondisi IOD negatif diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Siklon Tropis Senyar Bikin Hujan Lebat dan Ekstrem Landa Sumatera Utara
Indonesia
20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi
Hingga Rabu (26/11), tercatat 20 kejadian bencana yang tersebar di enam kabupaten/kota di Sumatera Utara
Frengky Aruan - Rabu, 26 November 2025
20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi
Indonesia
4 Kabupaten Di Sumatera Utara Diterjang Banjir Bandang, Korban Jiwa Tercacat di Tapteng
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan bahwa pada November dan Desember 2025i diperkirakan terjadi intensitas hujan yang sangat tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
4 Kabupaten Di Sumatera Utara Diterjang Banjir Bandang, Korban Jiwa Tercacat di Tapteng
Indonesia
Longsor 4 Kota/Kabupaten Sumut, Jalan Tapanuli Selatan-Mandailing Natal Putus Total
Jalan lintas penghubung Tapanuli Selatan–Mandailing Natal putus total sepanjang 37 meter dengan lebar 6,5 meter dan kedalaman 9 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Longsor 4 Kota/Kabupaten Sumut, Jalan Tapanuli Selatan-Mandailing Natal Putus Total
Indonesia
Seaplane atau Pesawat Amfibi Diuji Coba, Diyakini Meningkatkan Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Khususnya Samosir
Seaplane atau pesawat amfibi diuji coba terbang dari Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara ke pelabuhan di Samosir.
Frengky Aruan - Rabu, 24 September 2025
Seaplane atau Pesawat Amfibi Diuji Coba, Diyakini Meningkatkan Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Khususnya Samosir
Bagikan