Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perihal Larangan Promosi LGBT, Didi Soekarno Dukung KPI

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Kamis, 25 Februari 2016
Perihal Larangan Promosi LGBT, Didi Soekarno Dukung KPI

Didi Soekarno (baju hitam) bersama dengan warga. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Heboh tentang Lesbian, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT) di Indonesia membuat banyak pihak pro dan kontra. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), secara tegas sudah mengeluarkan edaran tentang larangan kepada stasiun televisi atau pun radio untuk tidak menyiarkan tayangan yang berhubungan dengan LGBT.

Pernyataan KPI yang dimuat di situs KPI.go.id itu juga mendapat sorotan dari berbagai pihak. Mahardika Soeprapto atau yang akrab disapa Didi Soekarno ikut angkat bicara.

Melalui pesan singkat kepada Merahputih.com, Didi Soekarno yang juga anggota DPR RI Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif serta Pemuda dan Olahraga, mendukung penuh sikap yang diambil KPI.

"Saya mendukung upaya KPI yang melarang televisi dan radio melakukan promosi LGBT, sehingga tidak ada lagi tayangan pria yang berkarakter wanita. Hal ini sebagai bentuk perlindungan anak dan remaja," tulis Didi Soekarno, Kamis (25/2).

Didi Mahardika (mengangkat kertas) ditemani kuasa hukumnya saat konferensi pers tentang somasi kepada tim film Jenderal Soedirman, di Universitas Bung Karno, Cikini, Jakarta, Selasa (8/9). (Foto: MP/Rizky Kusumo)

Selain itu, putra dari Rachmawati Soekarno Putri itu juga mengimbau kepada pihak sekolah, ikut membantu agar LGBT tidak berkembang.

"Saya mengimbau kepada pihak sekolah untuk melakukan upaya pencegahan, pembinaan moral dan agama kepada siswa agar tidak terjadi perkembangan LGBT dan pedofil sehingga sekolah terbebas dari perkembangan LGBTP," tulisnya.

Terhadap kasus Pedofilia yang terjadi, Didi Soekarno juga berharap tidak ada kata damai dengan pelaku.

"Orangtua korban segera laporkan ke pihak berwajib dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tulis Didi Soekarno.

 

BACA JUGA:

  1. Didi Soekarno Tolak Perkembangan LGBT di Indonesia
  2. KPI Larang Banci Tampil di TV dan Radio
  3. KontraS: Penolakan LGBT Mengarah ke Tindak Kekerasan
  4. Terkait LGBT, Cak Nun: Jangan Cuma Sesama Jenis, Sama Debok Sekalian
#KPI #Tolak LGBT #LGBT #Didi Soekarno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Indonesia
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan materi pencegahan budaya LGBTQ akan masuk ke kurikulum pendidikan agama dari SD hingga perguruan tinggi, sesuai Perpres 111/2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Tindak Lanjuti Perpres Prabowo, Kemenag Susun Kurikulum Anti LGBT Pelajaran Agama SD-Kampus
Indonesia
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menegaskan Perpres 111/2025 tentang pencegahan LGBT didukung semua agama di Indonesia. Kemenag siapkan edukasi resmi berbasis nilai agama, Pancasila, dan UUD 1945.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenag Tegaskan Perpres Anti LGBT Didukung Tokoh Semua Agama di RI
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
Prabowo Tetapkan LGBT Kini Setara dengan Bahaya Terorisme, Separatis, dan Judol
Presiden Prabowo Subianto menetapkan budaya LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter dalam Perpres No.111/2025. Kebijakan ini menempatkan isu LGBTQ sejajar dengan terorisme, separatisme, dan judi daring.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Tetapkan LGBT Kini Setara dengan Bahaya Terorisme, Separatis, dan Judol
Indonesia
DPR Tagih MUI Serahkan Draf RUU Pidana LGBT, Biar Bisa Segera Ditelaah
DPR RI meminta MUI menyerahkan draf RUU Pidana LGBT agar dapat dikaji sesuai mekanisme legislasi. Usulan ini akan dipelajari Badan Legislasi DPR.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
DPR Tagih MUI Serahkan Draf RUU Pidana LGBT, Biar Bisa Segera Ditelaah
ShowBiz
Akhirnya Pixar Buka Alasan Hapus Alur LGBT Film Elio, Tak Mau Tanggung Biaya Terapi
Pixar terpaksa merombak alur cerita Film Elio meski sebagian besar animasi sudah selesai
Wisnu Cipto - Minggu, 08 Maret 2026
Akhirnya Pixar Buka Alasan Hapus Alur LGBT Film Elio, Tak Mau Tanggung Biaya Terapi
Indonesia
Tak Ada Toleransi, Polri Kembangkan Sistem Deteksi Dini LGBT untuk Seleksi Calon Polisi
alat deteksi LGBT ini penting untuk mencegah masuknya individu dengan potensi penyimpangan ke dalam institusi Polri.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Oktober 2025
Tak Ada Toleransi, Polri Kembangkan Sistem Deteksi Dini LGBT untuk Seleksi Calon Polisi
Bagikan