Pengamat: Dana Aspirasi Ganggu Pemerintahan Jokowi
Aksi sejumlah elemen masyarakat menolak dana aspirasi di kompleks parlemen, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu ( AntaraFoto: Sigid Kurniawan)
MerahPutih Politik - Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak Dana Aspirasi yang diajukan partai-partai dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Hal tersebut dikarenakan dana aspirasi hanya akan mengganggu kinerja pemerintah. Dimana nantinya hanya akan menempatkan pemerintah dalam posisi tersudut di tengah masyarakat.
Terlebih lagi, menurut Ferdinand, anggota DPR dari partai yang tidak mendukung pemerintah itu juga nantinya secara politik bisa saja menjelek-jelekkan kinerja pemerintah dengan mengatakan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak becus bekerja mengurus rakyat hingga DPR yang fungsinya sebagai legislasi harus mengambil alih tugas fungsi pemerintah.
"Tentu yang rugi dalam hal ini adalah pemerintah, ini politisnya terlalu tinggi dibanding niat baik membangun negara. Presiden harus perintahkan Menkeu agar tidak mencairkan dana aspirasi itu kelak," demikian keterangannya kepada merahputih.com, Jakarta, Jumat, (26/6).
Sementara itu, bagi fraksi-fraksi yang sudah menolak harus konsisten menolaknya. Hal tersebut sangat penting. Supaya penolakan itu tidak jadi pura-pura saja, tapi setelah dana cair diterima juga oleh yang menolak.
"Dana aspirasi ini upaya masif dari pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kinerja Jokowi, ini harus dilawan dan UU APBN kelak harus diuji ke MK karena hal tersebut sudah menyimpang dari tugas pokok DPR," pungkasnya.(rfd)
Baca Juga:
Dapat Instruksi dari Megawati, PDIP Sepakat Tolak Dana Aspirasi
KPK Ingatkan DPR Dana Aspirasi Rawan Korupsi
Tolak Dana Aspirasi, Hanura Bantah Ikut-Ikutan Nasdem
Bagikan
Berita Terkait
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik
Bawang Ilegal 'Haram' Hampir Masuk Pasar, Pemerintah Didesak Seret Dalang Penyelundupan ke Meja Hukum
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
DPR Tegaskan KUHAP Baru Persulit Penahanan Ngawur, Tinggalkan Asas Monistis Warisan Belanda
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
DPR Dorong Swasembada Pangan Meluas, Termasuk Mandiri Jagung, Kedelai, dan Protein Hewani
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'