Pemilu Amerika : Trump Mendominasi Florida, North Carolina dan Ohio

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 09 November 2016
Pemilu Amerika : Trump Mendominasi Florida, North Carolina dan Ohio

Donald Trump merayu pemilih di Florida. (Foto Dok,/VOANews.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kandidat Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump merebut kemenangan di Florida dengan meraih suara 29 electoral college, salah satu hadiah terbesar hari ini.

Meski melancarkan kampanye yang dinilai buruk bagi masa depan Amerika, Donald Trump, Selasa malam waktu setempat bertahan dan secara signifikan memimpin perolehan suara di wilayah kunci, membalikkan harapan kemenangan Hillary Clinton yang telah dipupuk dalam beberapa bulan sebelum pemungutan suara dan mengangkat harapan partai Republik untuk kembali menduduki Gedung Putih.

Kemenangan di Florida memastikan Trump memiliki pegangan yang kuat dalam pemilu ini ketimbang Clinton.   

Reaksi atas kemungkinan menangnya Trump seperti gelombang beriak ke seluruh penjuru Bumi. Pasar uang di luar negeri jatuh, setelah jaringan tv Amerika mengangkat kemungkinan kalahnya Clinton.

Transaksi perdagangan di Pasar Asia anjlok, turun sekitar 2 persen. Sementara di Amerika Serikat, perdagangan berjangka Dow Jones turun hingga 600 point dalam perdagangan setelah jam normal.

Bagi sejumlah pihak, kemenangan Trump jadi sangat mengkhawatirkan.

Dalam akun twitternya Simon Rowntree seorang jurnalis penulis sepakbola freelance mengatakan, Ia yang berada di pawai dukungan untuk Donald Trump di Manhattan menyaksikan, ribuan pendukung Trump menyanyikan, “Kami benci Muslim, kami benci orang hitam. Kami ingin mengembalikan negara kami yang hebat”.   Dan Rowntree memandang hal tersebut sebagai sangat menyebalkan.

Bagi sebagian warga Amerika bisa jadi pemilu kali ini,  menjadi yang tergelap dan lebih pesimis ketimbang empat tahun lalu.

Sementara rezim Abdel Fattah al-Sisi yang saat ini berkuasa di Mesir, berani sesumbar menyatakan 90 persen warga Mesir lebih memilih Trump menjadi Presiden Amerika yang baru.

Apa pasal? Menurut al-Sisi Trump tidak mentolerir teroris. (BES/dsyamil)  

BACA JUGA 

  1. Pemilu Amerika : Trump Nyaris Menguasai Senat
  2. Pemilihan Presiden Amerika : Trump Sementara Unggul
  3. Antara Presiden Baru dan Donat
  4. Seperti Hispanic, Warga Indonesia Juga Berharap Clinton Jadi Presiden
#Pemilu Amerika #Donald Trump #Donat Gratis
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Bagikan