Pemda DI Yogyakarta Bina Warga Eks-Gafatar

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 21 Januari 2016
Pemda DI Yogyakarta Bina Warga Eks-Gafatar

GAFATAR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pemerintah daerah DI Yogyakarta menerima warganya yang sempat bergabung Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Seluruh eks-Gafatar akan diterima dan didata guna dilakukan pembinaan.

Diharapkan setelah pembinaan, eks-Gafatar dapat bergabung secara normal dengan warga sekitar.

"Pembinaannya dari segala aspek. Seperti aspek agama, psikologi, hingga keormasan. Kita akan bekerjasama dengan pemda yogyakarta dan kepolisian," kata Plt Bupati Sleman, Gatot Saptadi, di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (21/2).

Sementara itu, pemerintah Bantul juga akan menerima kedatangan warganya yang sempat bergabung Gafatar. Berdasarkan informasi, 7 dai 50 warga Yogyakarta yang dijemput dari Mempawah, Kalimantan Barat, merupakan warga Bantul.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantul, Sumasriyana, mengaku telah menyiapkan cara pembinaan untuk eks-Gafatar. "Kami akan rangkul kembali mereka ke jalan yang benar. Diharapkan nantinya tidak ada diskriminasi," katanya.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X memastikan pihaknya masih melakukan pendataan 50 orang yang dipulangkan dari Mempawah. Pendataan tersebut, imbuh Sri Sultan, akan memastikan jumlah warga Yogyakarta eks-Gafatar. "Masih diidentifikasi. Kita tidak ingin ada praduga, yang dikait-kaitkan dengan Gafatar," katanya. (fre)

 

BACA JUGA:

  1. Komnas Ham Desak Pemerintah Lindungi Gafatar
  2. Polisi Enggan Simpulkan Dokter Rica Tri Ikut Gerakan Radikal
  3. Heboh, Seorang Dokter dan Anak Dikabarkan Hilang untuk Jihad
  4. Polisi Terjunkan Tim Khusus Cari Dokter dan Anak Hilang Berjihad
  5. Maman Imanulhaq: Konflik Timur Tengah Untungkan Negara Barat
#Yogyakarta #Gafatar
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan