Paus Fransiskus: Setiap Komunitas Katolik Eropa Tampung 1 Keluarga Imigran

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 08 September 2015
Paus Fransiskus: Setiap Komunitas Katolik Eropa Tampung 1 Keluarga Imigran

Paus Fransiskus (Foto: AFP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Saat menghadiri kebaktian Angelus dan dua paroki di Vatikan Minggu (6/9) , pemimpin umat Khatolik, Paus Fransiskus meminta agar setiap paroki Gereja Katolik di Eropa dapat menampung minimal 1 keluarga imigran Suriah.

Seperti yang dilansir VOA, Paus mengatakan:

"Saya meminta pada paroki, komunitas agama, biara, dan tempat-tempat suci di seluruh Eropa untuk menampung satu keluarga pengungsi."

Para pengungsi Suriah yang mengarungi Laut Tengah tiba di Italia, Balkan dan Yunani. Di Italia saja tercatat ada 25.000 lebih paroki kemudian 12.000 paroki di Jerman.

Para jemaat yang hadir dalam kabektian itu memberikan tepuk tangan pada Paus saat sang Paus berkata:

"Setiap paroki, tiap komunitas agama, tiap biara, tiap perlindungan di Eropa, mengambil satu keluarga.”

Paus jga sempat mengkritik pemerintah Hungaria yang membuat pagar-pagar kawat dan mempersulit perjalanan para imigran untuk mencapai kedamaian di Eropa.

"Adalah kekerasan, membangun pagar dan perintang untuk mencegah orang yang mencari tempat damai. Merupakan kekerasan mendorong kembali mereka yang melarikan diri dari keadaan tidak manusiawi dengan harapan mendapatkan masa depan yang lebih baik," ungkap Paus dalam surat pada pertemuan asosiasi Gereja di Albania.

BACA JUGA:

3 Orang Tewas Akibat Serangan Dekat Universitas Maryland AS

Barack Obama Kini Doyan ‘Berkicau’ di Twitter

New York Blokir Iklan Film Muslim

Tolak Bunuh Sopir Bus, Bocah 12 Tahun Tewas Dilempar dari Jembatan Setinggi 135 Meter

South Carolina House Tolak Penghapusan Bendera Konfederasi

#Gereja Katolik #Imigran Ilegal #Paus Fransiskus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Jerman Bakal Lebih Ketat Terapkan Aturan Perpindahan Migran Antar Negara Anggota Uni Eropa
Dunia
Imigran Memasuki Ceuta Spanyol Balik ke Maroko, Korban Jiwa Total 57 Orang
Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Imigran Memasuki Ceuta Spanyol Balik ke Maroko, Korban Jiwa Total 57 Orang
Indonesia
PM Spanyol Datangi Ceuta Atasi Krisis Imigran Asal Maroko
Ceuta sendiri merupakan kota otonom dan wilayah eksklave milik Spanyol yang terletak di pesisir pantai Afrika Utara, berbatasan langsung dengan negara Maroko, serta menghadap ke Selat Gibraltar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
PM Spanyol Datangi Ceuta Atasi Krisis Imigran Asal Maroko
Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Indonesia
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Selain perbaikan sistem, DPR RI mendorong sinergi yang lebih solid antara kementerian teknis, pemerintah daerah, dan perwakilan RI di luar negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Indonesia
'Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga' Jadi Tema Natal 2025 Gereja Katolik, Refleksi di Tengah Tekanan Sosial dan Ekonomi
Perayaan Natal dinilai perlu dibaca sebagai seruan untuk memperkuat daya tahan keluarga.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Desember 2025
'Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga' Jadi Tema Natal 2025 Gereja Katolik, Refleksi di Tengah Tekanan Sosial dan Ekonomi
Dunia
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat meletakkan buket bunga di atas makam sederhana berlapis marmer putih dengan ukiran nama Franciscus
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Indonesia
Stop Jadi Korban Iming-Iming Imigran Gelap, DPR Tegaskan Timur Tengah Bukan Lagi Primadona
Cucun berharap calon PMI dapat lebih berhati-hati dalam memilih agen dan jalur pemberangkatan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Oktober 2025
Stop Jadi Korban Iming-Iming Imigran Gelap, DPR Tegaskan Timur Tengah Bukan Lagi Primadona
Lifestyle
Paus Leo XIV Tahbiskan Carlo Acutis sebagai Santo, ‘Influencer Tuhan’ Panutan Anak Muda Zaman Ini
Generasi muda Katolik kini memiliki sosok panutan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 15 September 2025
Paus Leo XIV Tahbiskan Carlo Acutis sebagai Santo,  ‘Influencer Tuhan’ Panutan Anak Muda Zaman Ini
Dunia
Israel Hancurkan Gereja Katolik di Gaza, Paus Leo XIV Tegur Netanyahu
Israel telah menghancurkan Gereja Katolik di Gaza. Pemimpin gereja Katolik se-dunia, Paus Leo XIV, langsung menghubungi PM Israel, Benjamin Netanyahu.
Soffi Amira - Sabtu, 19 Juli 2025
Israel Hancurkan Gereja Katolik di Gaza, Paus Leo XIV Tegur Netanyahu
Bagikan