Para Waria Curhat soal Diskriminasi ke GKR Hemas

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 17 November 2015
Para Waria Curhat soal Diskriminasi ke GKR Hemas

Ilustrasi Diskriminasi: Image courtesy of Stuart Miles at FreeDigitalPhotos.net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Para waria curhat ihwal perlakuan diskriminasi yang mereka terima kepada Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas. Pasalnya, selama mengurus administrasi, mereka tidak mendapat perlakuan selayaknya warga biasa.

"Ketika saya bersama teman-teman mengurus KTP, baik petugas daerah asal maupun sini (Yogya, red), terkesan cuek dan selalu melemparkan kami ke petugas lain," papar Shella, anggota komunitas waria Sidomulyo, saat diskusi bersama GKR Hemas di Ruang Hijau Sidomulyo, Yogyakarta, Senin (16/11).

Menanggapi hal itu, GKR akan meninjau ulang implementasi aturan yang bernada intoleran. "Isu intoleransi adalah musuh utama Yogyakarta. Oleh karena itu, laporan dari Shella akan kami tinjau ulang sehingga masyarakat luas bisa merasakan dampaknya," papar GKR Hemas.

Menurut GKR Hemas, Yogyakarta merupakan kota dengan toleransi yang tinggi. Pengaduan Shella, menurutnya, akan ditindaklanjuti dengan penghapusan aturan yang bernada diskriminatif dan intoleran.

Selain Shella, diskusi dihadiri empat rekan waria lainnya. Salah satunya pendiri Ikatan Waria Yogyakarta, Sutopo. GKR Hemas juga didampingi Kepala PUP SDM DI Yogyakarta Rani Sjamsinarsi, Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono, dan Kapolsek Tegalrejo. (fre)

 

BACA JUGA:

  1. Komplotan Pengedar Narkoba Pasar Jangkrik Diringkus
  2. Bentrok TNI-Polri, Penyelidikan Butuh Informasi Awal dari Masyarakat
  3. Yapto Soerjosoemarno: Tindak WNI Terlibat Sidang IPT 1965
  4. Uchok Sky Khadafi: Sudirman Said Takut Kena Reshuffle
  5. Simpang Siur Pelaku Teror Paris, Mabes Polri Koordinasi dengan Interpol
#Yogyakarta #Waria
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan