Novel Baswedan, Keturunan Tokoh AR Baswedan yang Dikriminalisasi

Fredy WansyahFredy Wansyah - Minggu, 03 Mei 2015
Novel Baswedan, Keturunan Tokoh AR Baswedan yang Dikriminalisasi

Penyidik KPK Novel Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan mengenai penangguhan penahanan oleh Bareskrim Mabes Polri di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (2/5). (antara foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku bahwa ada keterkaitan upaya kriminalisasi pimpinan KPK dengan kasus yang dihadapinya.

"Seperti saya sampaikan sebelumnya, ini hanyalah upaya-upaya kriminalisasi terhadap diri saya," tutur Novel dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (3/5).

Novel menjelaskan, ia berharap masalah yang dihadapinya segera tuntas. "Terima kasih atas dukungan teman-teman dari media dan masyarakat, terkait tuduhkan yang disampaikan kepada saya," tutur cucu Abdurrahman Baswedan itu.

Penangkapan Novel Baswedan mengungkap kembali tali-temali nama tokoh Abdurrahman Baswedan atau biasa disebut AR Baswedan. Dia merupakan tokoh penting dalam pendirian Republik Indonesia. Namanya tercatat dalam tubuh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Laki-laki yang dikenal gigih ini kelahiran Surabaya, 11 September 1908. Dalam jejak kariernya, AR turut serta dalam pembangunan pers di Tanah Air. Dia tercatat sebagai wartawan media yang dibangun oleh generasi Tionghoa, Sin Tit Po.

Selain wartawan, AR juga aktif berpolitik. Ia terbilang dekat dengan Haji Agus Salim dan Muhammad Natsir. Karier politiknya membawa ke kursi Wakil Menteri Penerangan dalam kabinet Sjahrir III.

AR juga berkiprah di jagad sastra Indonesia. Ia disebut-sebut sebagai salah satu tokoh sastra yang berkarier di tengah kehidupan dunia pers, selayaknya tokoh masa kini Goenawan Mohammad.

Karya-karya yang tergores dari penanya, di antaranya buku Debat Sekeliling PAI, Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab (1934), Rumah Tangga Rasulullah, dan beberapa buku berupa catatan hingga biogafi.

AR diketahui menikah dua kali selama hidupnya. Istri pertamanya, Sjaichun meninggal akibat penyakit malaria. Selanjutnya, lima tahun setelah kemerdekaan RI, AR menikahi seorang wanita bernama Barkah Ganis. Dari pernikahan kedua ini, keduanya dikarunia 11 anak.

Kini, kedua cucu AR, sering disebut-sebut media massa karena kariernya, yakni Anies Baswedan dan Novel Baswedan. Anies duduk di kursi menteri bersama Kabinet Kerja Joko Widodo. Sementara Novel, duduk sebagai pemberantas korupsi melalui jabatan penyidik KPK (fre)

Baca Juga:

Pertemuan KPK-Polri Bukan Hanya Bahas Kasus Novel

Dijamin Pimpinan KPK, Polisi Bebaskan Novel

Isteri Novel Buat Petisi Online Berjudul "Bebaskan Novel Baswedan"

#Anies Baswedan #Novel Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Novel Baswedan Bongkar Simbol Rahasia Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Selain pola serangan, metode yang digunakan pelaku dengan menyasar bagian wajah korban menjadi indikator adanya niat jahat yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Maret 2026
Novel Baswedan Bongkar Simbol Rahasia Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Indonesia
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Novel tegaskan proses TWK yang menjadi dasar pemberhentian puluhan pegawai itu sarat dengan manipulasi dan pelanggaran hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Bagikan