Militer Rusia Menguat, AS Ketar-Ketir

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 14 Agustus 2015
Militer Rusia Menguat, AS Ketar-Ketir

Tentara Rusia (foto: screenshot russia-insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Kabar terbaru datang dari Amerika Serikat (AS). Lantaran militer Rusia dikabarkan semakin kuat, AS dikabarkan ketar-ketir.

Hal itu disampaikan oleh seorang analis geopolitik dari New York, Eric Draitser dalam sebuah wawancara dengan Presstv.

“Militer Rusia semakin kuat, itulah yang saya pikir Washington benar-benar takut,” ujar Eric Draitser.

Sementara itu staf Kepala Angkatan Darat AS, Jenderal Ray Odierno juga mengatakan pada Rabu lalu (12/8), jika Militer Rusia merupakan ancaman bagi AS.

Namun tak hanya itu, Ray Odierno juga menambahkan jika AS harus meningkatkan kemampuannya untuk begerak cepat dan meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan NATO lainnya.

Mengenai hal itu Jenderal Joseph Dunford , yang merupakan calon untuk menjadi ketua Kepala Staf Gabungan juga mengatakan kepada Kongres pada bulan lalu, bahwa Rusia menimbulkan ancaman keamanan terbesar bagi AS.

“Penilaian saya hari ini… bahwa Rusia merupakan ancaman terbesar bagi keamanan nasional kita,” ujar Dunford saat menjabat sebagai komandan Korps Marinir.

Hubungan AS dan Rusia sendiri memang kurang harmonis sejak akhir Perang Dingin di tahun 1991, yang sebagian besar disebabkan oleh krisis di Ukraina. Dan hubungan kedua negara tersebut pun semakin memburuk usai pasukan yang didukung oleh AS menggulingkan presiden Ukraina Viktor Yanukovych terpilih Februari 2014. 

Baca juga:

Perdana, AS Serang ISIS dari Pangkalan Udara Turki

ISIS Klaim Serangan Bom Mobil di Pasar Baghdad

Bom Mobil di Pasar Baghdad Renggut 54 Korban Jiwa

ISIS Penggal Sandera Asal Kroasia di Mesir

Gelombang Panas di Mesir Kembali Menelan Korban Jiwa

Sebuah Serangan Drone di Yaman Tewaskan 5 Anggota Al Qaeda

#Rusia #Militer Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Prabowo mengatakan hubungan kedua negara terus mengalami peningkatan, termasuk di bidang ekonomi dan perdagangan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Indonesia
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Rusia memberikan perhatian pengembangan kerja sama bilateral di sejumlah bidang, mulai dari pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital hingga energi.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Pastikan Rusia Siap Kerja Sama dengan Indonesia Kembangkan Potensi Nuklir
Indonesia
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Agenda makan siang sekaligus diskusi ini dimanfaatkan kedua kepala negara untuk mempererat hubungan diplomatik dan memperluas kemitraan strategis antara Jakarta dan Moskow.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo Makan Siang Bareng Putin Hari ini, Bahas Kerja Sama Strategis yang Untungkan 2 Negara
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Bagikan