Soal PRJ Senayan, Keterangan Djarot dan Ahok Beda

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 02 Juni 2015
Soal PRJ Senayan, Keterangan Djarot dan Ahok Beda

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat . (Foto Antara/Teresia May)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Megapolitan-Gara-gara mengeluarkan izin Pelaksanaan Pasar Rakyat Jakarta (PRJ) di Senayan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat disemprot Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. Djarot membantah dirinya tidak mengeluarkan surat izin melainkan hanya surat dukungan.

Panitia tidak meminta dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI. Pengunjung yang hendak menghadiri acara tersebut pun tidak gratis alias dipungut biaya.

Data yang diperoleh Merahputih.com, surat yang menggunakan kop yang tertuliskan Pemprov DKI dan ditandatangani oleh Djarot itu merupakan bentuk dukungan. Pasalnya, sebelumnya Djarot hanya memberikan paraf pada surat itu sehingga surat yang dbuat oleh Dinas UMKM tersebut akhirnya direvisi.

Selain itu, dalam surat tersebut juga tertera tembusan kepada Gubernur DKI Jakarta. Namun, hal ini dibantah mantan Bupati Belitung Timur itu. Ahok mengimbau agar Djarot memberinya notulensi rapat setiap kali menerima audiensi dengan perusahaan atau instansi. Enam bulan sejak Djarot menduduki posisi Wagub. Ahok mengatakan Djarot jarang memberikan notulen rapat.

"Kalau anda rapat dengan perusahaan apapun, supaya saya tahu. Anda buat notulen rapat. Suruh staf (membuatnya). Paling banyak satu setengah lembar tiap pertemuan. Itu staf enggak pernah bikinin," ujar Ahok pada Senin (1/6) lalu.

Jika Ahok mengaku tidak pernah menerima notulen rapat sementara Djarot berkeras sudah ada tembusan dari Gubernur lalu mengapa surat tersebut baru diterima Ahok Senin lalu? (Rfd)

Baca Juga:

Wagub Djarot: Ijazah Palsu Menunjukkan Masyarakat Gila Gelar

Ahok Beberkan Kecurangan PKL Monas

Gubernur dan Wagub DKI Jakarta Pernah Minum Minuman Beralkohol

 

#PRJ #Djarot Saiful Hidayat #Basuki Tjahaja Purnama #Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Indonesia
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Data terbaru BPBD yang dirilis pada pukul 11.00 WIB menunjukkan genangan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan mencapai 1,7 meter di beberapa lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Indonesia
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran Idulfitri 2026
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk para pemudik yang datang dan beraktivitas di Jakarta selama Lebaran.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Februari 2026
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran Idulfitri 2026
Bagikan