Megawati Soekarnoputri: Saatnya Perkuat Akses Pendidikan untuk Kaum Perempuan

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 09 Maret 2015
Megawati Soekarnoputri: Saatnya Perkuat Akses Pendidikan untuk Kaum Perempuan

Presien ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato kebudayaan dalam peringatan Hari Perempuan Internasional di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (8/2). (Foto: ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pendidikan memang selalu jadi perhatian untuk setiap kalangan. Tanpa pendidikan, manusia tidak bisa melanjutkan jenjang kehidupannya ke yang lebih tinggi. Di Indonesia, pendidikan belum bisa dinilai baik, khususnya bagi perempuan. Banyak orang berpikir bahwa wanita lebih baik di rumah, mengurus anak di rumah dan melayani suami. (Baca: Komnas HAM: Kualitas Pendidikan Kita Sama dengan Somalia)

Menanggapi ini, Mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri pun angkat bicara. Bagi presiden perempuan pertama di Indonesia ini, pendidikan untuk wanita sangatlah penting. Menurut Megawati, sudah saatnya bangsa Indonesia memperkuat kebijakan politik yang bisa membuka akses pendidikan seluas-luasnya untuk perempuan Indonesia. Baginya, pendidikan adalah awal untuk membuka jalan kaum perempuan dalam mengejar ketertinggalan.

Setidaknya, pendidikan juga akan memperbaiki nasib kaum perempuan yang menjadi pekerja rumah tangga ataupun Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara luar. (Baca: Pendidikan sebagai Zona Integritas, Bebas Korupsi)

"Di desa-desa masih tabu ketika seorang anak perempuan sampai sekolah melanjutkan sampai ke perguruan tinggi,” katanya dalam sambutannya, Jakarta, Minggu (8/3).

Pemikiran warga pedesaan ini membuat Megawati miris. Lebih lanjut ia mengatakan, pemikiran ini harus segera diubah. Ia pun bercerita mengenai pengalamannya ketika berkunjung ke suatu sekolah.

“Suatu ketika main ke sebuah sekolah di desa, saya mencoba menanyakan soal-soal mengenai materi sekolah, pelajaran sehari-harinya. Dari sekian banyak murid yang ada, hanya satu yang menjawab yaitu seorang murid perempuan. Hal ini memberikan gambaran bahwa tidaklah ada perbedaan mengenai kecerdasan antara seorang murid perempuan dan laki-laki,” tuturnya. (fik)

#Pendidikan Untuk Perempuan #Hari Perempuan Sedunia #Infrastruktur Pendidikan #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan