May Day, Buruh Klaim Turunkan 170 Ribu Massa ke Jalanan

Fredy WansyahFredy Wansyah - Senin, 27 April 2015
May Day, Buruh Klaim Turunkan 170 Ribu Massa ke Jalanan

Ratusan pekerja unjuk rasa di depan perusahaan PT Bumi Menara Intenusa (BMI) di kawasan industri Lampung, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (8/4). (Foto: Antara/Kristian Ali)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) bakal diperingati dengan aksi demo. Buruh mengklaim, 170 ribu buruh siap turun ke jalanan menjadi peserta aksi pada momen yang diperingati setiap 1 Mei itu.

"Aksi ini kami lakukan untuk memperjuangkan nasib para buruh yang hingga kini belum terjaminan pada tingkat perekonomiannya. Kami yang berdiri di sini merupakan perwakilan serikat buruh se-Indonesia, sekitar 80 persen buruh mendukung. Kami bersepakat aksi pada satu Mei nanti berjalan sangat kondusif," ungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, kepada awak media di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (27/4).

Buruh juga telah menyiapkan tenaga keamanan untuk membantu personel polisi untuk mengawas keamanan aksi demo May Day. Pasalnya, Andi menjelaskan, rencananya peserta aksi berasal dari empat serikat buruh. Di antaranya serikat KSPSI, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasu Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Federasi Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan (FSBTPI). (gms)

Baca Juga:

Polri dan Buruh Sepakat di May Day Nanti Tidak Ada Aksi Anarkis

Kritik Pemerintah, Buruh Bakal Aksi Besar-besaran pada Hari Buruh

KASBI: BBM Naik, Harapan Buruh terhadap Pemerintahan Jokowi Punah

#May Day #Buruh #Hari Buruh Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Ratu Belanda Maxima Cek Kualitas Hidup Buruh Pabrik Tekstil
Kedatangan Maxima bagian dari kegiatan RISE atau Reimagining Industry to Support Equality yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para buruh di Sragen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 November 2025
Ratu Belanda Maxima Cek Kualitas Hidup Buruh Pabrik Tekstil
Indonesia
Jelang Batas Terakhir Waktu Pengumuman UMP 2026, KSPI Ultimatum Kemenaker
KSPI secara tegas menolak metode perhitungan yang digunakan Kemenaker, yang.hanya menghasilkan kenaikan sekitar 3,5–3,75 persen.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Jelang Batas Terakhir Waktu Pengumuman UMP 2026, KSPI Ultimatum Kemenaker
Indonesia
Buruh Tolak Upah Minimum Naik Di Bawah Rp 100 Ribu
Pada tahun sebelumnya Presiden memberikan nilai indeks tertentu sebesar 0,8 hingga 0,9 yang ditujukan untuk memperkuat konsumsi domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 November 2025
Buruh Tolak Upah Minimum Naik Di Bawah Rp 100 Ribu
Indonesia
3 Opsi Buruh Terkait Kenaikan Upah Minumum
Said menolak cara perhitungan yang digunakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk kenaikan UMP tahun depan,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 November 2025
3 Opsi Buruh Terkait Kenaikan Upah Minumum
Indonesia
Promono Belum Putuskan Kenaikan UMP Jakarta 2025 Sesuai Kemauan Buruh Rp 6 Juta
Diketahui, Senin (17/11) siang, ratusan buruh dari berbagai elemen menggelar aksi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Kedatangan mereka menuntut Gubernur Pramono untuk kenaikan UMP 10 persen menjadi Rp 6 juta.
Frengky Aruan - Selasa, 18 November 2025
Promono Belum Putuskan Kenaikan UMP Jakarta 2025 Sesuai Kemauan Buruh Rp 6 Juta
Indonesia
Buruh Jakarta Minta Pramono Tetapkan UMP Rp 6 Juta Buat 2026
Massa ingin bertemu langsung dengan Gubernur Pramono untuk menyampaikan tuntutannya. Namun, keinginan para buruh untuk bertemu Gubernur Pramono tak terwujud.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Buruh Jakarta Minta Pramono Tetapkan UMP Rp 6 Juta Buat 2026
Indonesia
Kakak Marsinah Titip Pesan Kepada Presiden Prabowo Subianto: Hapus Total Sistem Outsourcing
Kakak Pahlawan Nasional Marsinah, Marsini, menitipkan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara untuk menghapus total praktik outsourcing demi stabilitas rumah tangga buruh
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 November 2025
Kakak Marsinah Titip Pesan Kepada Presiden Prabowo Subianto: Hapus Total Sistem Outsourcing
Indonesia
Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja, 146,54 Juta Orang Indonesia Bekerja Sebagai Buruh
Sektor pertanian berkontribusi sebesar 28,15 persen dalam penyerapan tenaga kerja di Agustus 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja, 146,54 Juta Orang Indonesia Bekerja Sebagai Buruh
Indonesia
DPR Dorong Regulasi Upah Buruh tak Bergantung UMR, tapi Omzet Perusahaan
Perusahaan besar dengan omzet miliaran rupiah semestinya mampu memberi upah lebih baik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Oktober 2025
DPR Dorong Regulasi Upah Buruh tak Bergantung UMR, tapi Omzet Perusahaan
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Buruh Bahas Undang-Undang Tentang Ketenagakerjaan
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah), Saan Mustopa (kiri) dan Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini (kanan) memimpin rapat audiensi dengan serikat pekerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 30 September 2025
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Buruh Bahas Undang-Undang Tentang Ketenagakerjaan
Bagikan