Lagu Cik Cik Periuk, Gambaran Sosial Masyarakat Kalbar Dahulu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 01 April 2016
Lagu Cik Cik Periuk, Gambaran Sosial Masyarakat Kalbar Dahulu

Lagu daerah Kalimantan Barat Cik Cik Periuk. (Foto: Screenshot Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Lagu berjudul "Cik Cik Periuk" menjadi salah satu lagu daerah Kalimantan Barat yang terkenal. Lagu ini tepatnya berasal dari Kabupaten Sambas.

Lagu Cik Cik Periuk tidak diketahui penciptanya atau anonim. Lirik lagu menceritakan gambaran kehidupan masa lalu di Sambas. Lagu ini menceritakan tentang kedatangan masyarakat Jawa. Tidak diceritakan waktu tepatnya, dan tidak ada gambaran yang merujuk pada waktu dalam lirik.

Gambaran kedatangan masyarakat Jawa ke Kalimantan disebutkan dengan menyebut kata "periuk". Selain kedatangan orang-orang dari Jawa, lagu itu juga menyiratkan bahwa ada kebudayaan dari luar Kalimantan yang masuk dengan gambaran periuk sebagai salah satu hasil kebudayaan peralatan rumah tangga.

Lagu Cik Cik Periuk sarat makna simbolis sehingga cukup sulit ditebak gambaran lengkap dari keseluruhan lirik. Selain periuk menyuarakan kedatangan kebudayaan luar Kalimantan atau di luar masyarakat Dayak, ada kata tambahan yaitu "sumping" artinya rusak bagian tepi. Ini bisa diartikan bahwa kebudayaan baru itu dianggap rusak atau bertentangan dengan nilai-nilai setempat. Lagu ini secara tidak langsung menjadi pengingat masyarakat asli untuk senantiasa menjaga kebudayaannya.

Selain kedatangan masyarakat Jawa, kata "nek kecibok" merujuk kepada masyarakat Tionghoa. Di sana diceritakan bahwa orang-orang Tionghoa membawa "kepiting". Gambaran kepiting yaitu sebagai kekuatan dengan dua capit yang bisa melukai.

Jika belangan sebagai tanda budaya asing yang datang ke Kalbar, maka cak cak bur dalam belangan menyebut tentang penyerapan budaya Jawa oleh masyarakat setempat. Sementara idong piak gigi rongak sebagai gambaran kekalahan budaya. Atau ada yang menyebut bahwa itu menggambarkan tentang kekurangan suatu komunitas masyarakat atau budaya. Namun, dalam akhir lagu disebut bahwa siapa yang tertawa atas kekurangan tersebut maka akan ada hukuman dari raja tunggal. Raja tunggal bisa jadi merupakan penguasa saat itu.


Lirik lagu Cik Cik Periuk;

Cik cik periuk bilanga sumping dari Jawe
Datang nek kecibok bawa kepiting dua ekok

Cik cik periuk bilanga sumping dari Jawe
Datang nek kecibok bawa kepiting dua ekok

Cak cak bur dalam belanga, picak idong gigi rongak
Sape ketawa dolok dipancung raje tunggal, hei


Arti lagu dalam bahasa Indonesia;

Cik cik periuk, panci sumbing dari Jawa
Datang nenek kecibok membawa kepiting dua ekor

Cik cik periuk, panci sumbing dari Jawa
Datang nenek kecibok membawa kepiting dua ekor

Diceburkan ke dalam panci, hidung pesek gigi ompong
Siapa tertawa duluan dipancung raja tunggal, hei


BACA JUGA:

  1. Lagu Aceh Bungong Jeumpa Seindah Bunga Cempaka
  2. Lagu Buka Pintu dari Maluku, Sedih tapi Lucu
  3. Lagu "Halo-Halo Bandung" Terilhami Peristiwa BLA
  4. Suara Perlawanan Budaya Asing dalam Lagu Minang Badindin
  5. Anak Beranjak Dewasa dalam Lagu Maluku Ayo Mama
#Cik Cik Periuk #Kalimantan Barat #Lagu Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menhut Raja Antoni Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau karhutla di Kubu Raya, Kamis (10/9/2026) malam.
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Menhut Raja Antoni Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar
Indonesia
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Mereka menolong para relawan pemadam kebakaran yang kelelahan berjibaku dengan asap dan panas api yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Indonesia
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Kenaikan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat. Pada Senin (31/8), BNPB mencatat 7.377 titik panas, meningkat 3.553 titik dibanding pemantauan sebelumnya.
Frengky Aruan - Selasa, 01 September 2026
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
ShowBiz
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
Lagu daerah 'Tutur Cerite' menggunakan bahasa Sasak dan menggambarkan nilai kebersamaan, nasihat, introspeksi diri, serta sikap saling menghormati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
ShowBiz
Arti dan Makna 'Dayakng Janjiola', Lagu Daerah tentang Rindu dan Cinta yang Tak Terlupakan
Lagu 'Dayakng Janjiola' mengisahkan kerinduan seseorang setelah berpisah dengan orang tercinta. Simak makna dan cerita di balik lagu daerah ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Arti dan Makna 'Dayakng Janjiola', Lagu Daerah tentang Rindu dan Cinta yang Tak Terlupakan
ShowBiz
Makna Lagu 'Ana’na Pa’balu Bau', Karya Denny Arghiat yang Angkat Budaya Mamuju
Ana’na Pa’balu Bau karya Denny Arghiat mengangkat kisah cinta sederhana di tengah kehidupan masyarakat pesisir Mamuju.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Makna Lagu 'Ana’na Pa’balu Bau', Karya Denny Arghiat yang Angkat Budaya Mamuju
Travel
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Paris Barantai merupakan lagu daerah legendaris Kalimantan Selatan karya H. Anang Ardiansyah yang mengangkat tema cinta, kerinduan, dan kecintaan terhadap kampung halaman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Indonesia
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
MPR RI membatalkan final ulang LCC Empat Pilar Kalbar setelah SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas menolak. Josepha Alexandra diangkat sebagai Duta LCC MPR RI.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Bagikan