Kondisi Memprihatinkan Wisata Ziarah Pulau Cangkir

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 23 November 2016
 Kondisi Memprihatinkan Wisata Ziarah Pulau Cangkir

Tempat wisata ziarah di kampung Pulau Cangkir, Desa Keronjo, Kecamatan Keronjo, Kabupaten Tangerang/(Foto: MP/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Tempat wisata ziarah di kampung Pulau Cangkir, Desa Keronjo, Kecamatan Keronjo, Kabupaten Tangerang kondisinya sangat memprihatinkan. Karena selain tidak tertata dengan bagus, terancam oleh abrasi air laut yang semakin hari semakin meluas di sepanjang bibir pantai tersebut.

Hasan Basri (70), salah seorang pengelola sekaligus juru kunci di makam keramat Pangerang Jaga Lautan mengaku, sejauh ini perhatian dari pemerintah kabupaten Tangerang tidak ada.

"Dulu pernah ada, cuma sekali doang. Sekarang sudah enggak ada lagi. Untuk perawatan makam, itu swadaya dari uang infaq para pengunjung, yang dimasukkan di kotak amal," ujar Hasan Basri kepada merahputih.com, Selasa (22/11).

http://server2.merahpoetih.com/gallery/public/2016/11/23/jLm67SwbaD1479871303.jpg

Tempat wisata ziarah di kampung Pulau Cangkir, Desa Keronjo, Kecamatan Keronjo, Kabupaten Tangerang/(Foto: MP/Widi Hatmoko)

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Kebudayaan pada Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Tangerang, Muhamas Syafei menjelaskan, tempat wisata ziarah Pulau Cangkir berada di kawasan lahan milik Perum Perhutani. Sejauh ini, pengelolaan tempat wisata tersebut juga dikelola oleh pihak Perum Perhutani dan masyarakat sekitar.

"Itu kan berada di lahan milik Perum Perhutani, jadi mereka dengan masyarakat sekitar yang mengelola," ujar Syafei.

Ia juga mengakui, sejauh ini belum ada tempat wisata di wilayah kabupaten Tangerang yang dikelola oleh pemerintah daerah. Karena selain belum ada Perda yang mengatur, hampir semua tempat wisata, baik situs, maupun pantai, milik lembaga tertentu dan perorangan.

"Kita masih menunggu Paperda, payung hukum nantinya akan mengatur tentang pengelolaan situs dan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Tangerang. Kalau sekarang, memang masih dikelola perorangan atau lembaga yang memiliki lahan," katanya. (Widi)

BACA JUGA:

  1. Tempat Wisata Ziarah Syekh Mubarok Memprihatinkan
  2. Malam Jumat Para Peziarah Penuhi Makam Syekh Mubarok
  3. Makam Pangeran Jayakarta, Ziarah Favorit Calon Pemimpin DKI Jakarta
  4. Hutan Plangon, Wisata Dunia Kera Sekaligus Ziarah
  5. Ribuan Peziarah Padati Banten Lama

 

# Kabupaten Tangerang #Wisata Religi #Wisata Sejarah #Kampung Pulau Cangkir
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan bencana banjir yang melanda kini meluas hingga 24 kecamatan dari total 29 kecamatan.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
Indonesia
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Warga Perumahan Taman Cikande harus menggunakan perahu rakit sederhana dari susunan galon air dan tong plastik.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Indonesia
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Penetapan status tanggap darurat iambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Kabupaten Tangerang.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Indonesia
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Hal ini seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hartanto.
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Indonesia
Jauh-Jauh dari Jakarta, Cewek Berhijab Beraksi Incar Ponsel Pengunjung Wisata Religi Haul Solo
Pelaku masing-masing seorang laki-laki warga Sragen dan seorang perempuan warga Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Jauh-Jauh dari Jakarta, Cewek Berhijab Beraksi Incar Ponsel Pengunjung Wisata Religi Haul Solo
Indonesia
Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi Jadi Wisata Religi, Ratusan Ribu Jemaah Diperkirakan akan Hadir
Haul habib merupakan wisata religi yang masuk agenda kalender wisata Kota Solo ini berlangsung pada Kamis-Senin (9-13/10).
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi Jadi Wisata Religi, Ratusan Ribu Jemaah Diperkirakan akan Hadir
Indonesia
Progres Fisik Stasiun Jatake Telah Capai 92,78 Persen
Stasiun Jatake merupakan stasiun pertama hasil kolaborasi KAI dengan pihak swasta yang dibangun dengan skema creative financing, tanpa ketergantungan pada APBN.
Frengky Aruan - Sabtu, 12 Juli 2025
Progres Fisik Stasiun Jatake Telah Capai 92,78 Persen
Indonesia
Hampir 80 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Rentan HIV/AIDS, Terbanyak Ibu Hamil
Angka 79.559 jiwa itu hanya data sasaran orang berisiko terduga menderita HIV untuk dilakukan pemeriksaan dan belum dinyatakan positif.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 April 2025
Hampir 80 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Rentan HIV/AIDS, Terbanyak Ibu Hamil
Video
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan Perairan Tangerang akan Dibongkar
"... dan itu memang sesuai dengan prosedur kami, begitu,"
Rezita Kesuma - Senin, 13 Januari 2025
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan Perairan Tangerang akan Dibongkar
Indonesia
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan di Tangerang akan Dibongkar
Selain penyegelan, Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan akan terus mendalami pelaku serta motif di balik kegiatan ilegal tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 Januari 2025
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan di Tangerang akan Dibongkar
Bagikan