Komisi III DPR Tunggu Gebrakan Kabareskrim Baru

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 05 September 2015
Komisi III DPR Tunggu Gebrakan Kabareskrim Baru

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala BNN Komjen Pol. Anang Iskandar (kedua kanan) berjalan seusai menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berjasa pada acara puncak Peringa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar dimutasi menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) menggantikan Komjen Pol Budi Waseso (Buwas). Sedangkan Komjen Buwas menggantikan Anang Iskandar pada posisi Kepala BNN.

Menurut Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Bambang Soesatyo, pergantian ini diduga ada intervensi yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, ada beberapa pihak yang “kebakaran jenggot” akibat keagresifan Buwas dalam menindak beberapa kasus.

"Ada pihak-pihak yang 'kebakaran jenggot' karena kasusnya tersentuh," ujarnya dalam acara diskusi publik, di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (5/9).

Kendati demikian, Komisi III DPR tidak mempermasalahkannya. Hanya saja yang menjadi persoalan Komisi III adalah terkait kelanjutan beberapa kasus yang telah disentuh oleh Buwas. Mengingat Anang Iskandar lebih senior jika dibandingkan dengan Buwas, tentu seharusnya dapat lebih baik dari Buwas.

"Kami komisi III tidak mempersoalkan terkait pergantiannya, yang kami persoalkan adalah kasus yang ditangani oleh Buwas ini. Nah itulah yang akan dipertanyakan oleh DPR dan Komisi III," paparnya.

Oleh sebab itu, lanjut Bambang, pihaknya menanti langkah dan strategi apa yang akan digebrakan oleh Anang dalam menindak setiap kasus yang sudah dirancang. Mengingat setiap pemimpin memiliki strategi masing-masing dalam menghadapi ganasnya mafia di tanah air.

"Kita harap apa yang sudah dibicarakan bisa diteruskan. Setiap pemimpin kan punya strategi khsusus dan memiliki cara-cara yang berbeda. Ada yang ganas, ada yang diam-diam tapi kena. Yang pasti adalah kasus-kasus besar ini dapat tuntas," pungkasnya. (rfd)

 

Baca Juga:

Sering Diragukan, Anang Iskandar Optimis Jadi Kabareskrim

Soal Utang Rp2 Miliar Ini Penjelasan Anang Iskandar

Menunggu Nyali Komjen Anang Iskandar Tuntaskan Kasus Pelindo II

Kompolnas Ajukan Suhardi Alius dan Anang Iskandar sebagai Calon Kapolri

#Bareskrim #Kabareskrim Polri #Komjen Pol Budi Waseso #Anang Iskandar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Bareskrim Ungkap Dua Kasus Live Streaming Pornografi, 6 Tersangka Ditangkap
Bareskrim Polri mengungkap dua kasus live streaming bermuatan pornografi dan menangkap enam tersangka di sejumlah wilayah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Dua Kasus Live Streaming Pornografi, 6 Tersangka Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Polisi kini memburu seorang warga negara China berinisial GCZ yang diduga menjadi salah satu aktor penting dalam jaringan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Indonesia
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Bukti permen diduga mengandung THC, cokelat LSD diduga mengandung THC, cairan diduga mengandung THC, serta permen mengandung THC yang diungkap penyidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Indonesia
Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla, 72 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka
Polri mengungkap 89 kasus karhutla di sembilan Polda. Kini, sebanyak 72 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla, 72 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Kasus tersebut berasal dari penyelenggaraan haji khusus dan umrah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Indonesia
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Bareskrim Polri menggerebek klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam. Sebanyak 32 orang diamankan, barang bukti narkoba disita
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Indonesia
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia memasuki babak baru. Berkas eks Direktur AS P21, dengan total aset disita Rp 425 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Bagikan