Komentar Ahok Tentang Artikel di New York Times
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Ahok mengenakan ID Tamu KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/4). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)
MerahPutih Megapolitan - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah membaca artikel di surat kabar New York Times tentang dirinya. Pria yang akrab disapa Ahok ini menanggapi biasa-biasa artikel itu dengan mengatakan orang bebas berpendapat tentang apa pun, termasuk soal dirinya.
"Tulisan orang mau komentar, terserah dia lah," kata Ahok sedikit tertawa di Jakarta, Selasa (7/6) seperti dikutip Antara News.
Seperti diketahui, New York Times edisi 4 Juni lalu menulis tentang gaya memimpin mantan Bupati Belitung Timur ini sebagai tegas namun menciptakan birokrasi yang efisien dan antikorupsi. Dalam artikel berjudul "Governor of Jakarta Bucks Indonesia’s Party Politic", Ahok disebut sebagai sosok yang mengguncang politik dalam negeri Indonesia karena ia memutuskan maju dari jalur independen pada Pilkada mendatang.
Tulisan tersebut juga menyoroti cara Ahok memerintah dan berpolitik yang ternyata mendapat sambutan positif dari anak-anak muda, seperti pembenahan infrastruktur hingga kartu pintar subsidi kesehatan dan pendidikan.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan