Kim Jong Un Bersumpah akan Balas Korsel
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memandang matahari terbenam di puncak Gunung Paektu, Sabtu (18/4), dalam foto yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada Minggu (19/4). ANTARA FOTO/REU
MerahPutih Internasional - Korea Utara (Korut) berjanji akan membalas serangan Korea Selatan (Korsel) setelah adanya aksi saling tembak yang terjadi pada Kamis kemarin (20/8).
Namun dari serangan ini, tidak ada korban yang tewas maupun terluka dari pihak kedua negara. Namun Korsel dan Korut saat ini dalam situasi ekskalasi ketegangan.
Berawal dari serangan Korut yang menembak pengeras suara milik propoganda anti-Pyongyang. Kemudian Korsel balas menyerang dengan melayangkan puluhan tembakan.
Namun Kim Jong Un membantah telah memulai penyerangan seperti dilansir Al Jazeera.
"Menggunakan dalih bahwa pasukan kamu menembak. Itu tidak benar. Langkah itu terlalu sembrono menembakkan 36 peluru di pos militer kami," ungkapnya pada sebuah media yang diterbitkan pemerintah Korut.
BACA JUGA:
Siaga Perang, Warga Korsel di Perbatasan Dievakuasi
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian