Siaga Perang, Warga Korsel di Perbatasan Dievakuasi
Warga Korsel di perbatasan dievakuasi dalam siaga perang. (screenshot CNN)
MerahPutih Internasional - Korea Selatan meminta warga yang ada di area perbatasan mengungsi usai aksi tukar tembak antara Korea Selatan (Korsel) dengan Korea Utara (Korut) pada Kamis (20/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, Korsel melayangkan puluhan tembakkan setelah Korut menembak pengeras suara yang mengumandangkan propoganda anti-Pyongyang.
Setelah aksi ini, Presiden Korut Kim Jong Un pun meminta tentara militernya yang ada di baris depan untuk bersiaga. Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Korsel juga akan mengadakan sidang darurat.
Eskalasi ketegangan memang telah dimulai saat Korsel menuding Korut menempatkan dua ranjau yang menyebabkan dua tentara Korsel terluka. Akibat ledakan ranjau, kaki dari salah satu tentara terpaksa harus diamputasi.
Insiden ini pun akhirnya memicu Seoul untuk merespon "keras" terkait penanaman ranjau oleh Korut. Terlebih dengan adanya tembakan ke arah pengeras suara anti-Pyongyang yang dilayangkan oleh negara kekuasaan Kim Jong Un kemarin.
BACA JUGA:
Kim Jong Un Perintahkan Militer Korut Siaga Perang
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian