Kepergok Sedang Mengutil, IL Bacok Kerabat Sendiri

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 05 Oktober 2015
Kepergok Sedang Mengutil, IL Bacok Kerabat Sendiri

Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - IL, pelaku perampokan dan pembacokan saudara sendiri harus merasakan dinginnya penjara Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, setelah warga berhasil meringkus pelaku usai melakukan perbuatan tersebut, Minggu (4/10).

Berdasarkan keterangan Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Alfonso, IL berhasil digelandang ke Mapolsek Pondok Aren. Warga berdatangan ke rumah korban setelah mendengar jeritan istri korban usai melihat pembacokan itu.

"Istri korban berteriak setelah mengetahui suaminya jadi korban perampokan dan pembacokan," terang Wakapolres Alfonso, Minggu (4/10).

Alfonso mengatakan, awal mula kejadian saat IL bersama temannya datang ke rumah korban, Fajar (35), di Jalan Maharta Nomor 12, Blok B 22/16, RT 07 RW 10, Komplek Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren,Tangerang Selatan. Fajah merupakan kerabat IL.

Tanpa curiga, Fajar mempersilakan IL dan temannya menginap di rumah. Sekira pukul 02.30 WIB peristiwa itu terjadi. Fajar keluar kamar sekira pukul itu dan memergok IL sedang mengutil barang berharga di rumahnya. Terkejut, IL pun membacok korban.

Mendengar keributan itu, istri korban terbangun dan berteriak setelah mengetahui perampokan dan pembacokan tersebut.

"Teriakan itu terdengar oleh warga dan segera mendatangi sumber teriakan tersebut," kata Alfonso.

IL terkepung di rumah korban dan tak bisa melarikan diri sehingga menjadi bulan-bulanan warga.

Sementara, teman pelaku yang belum diketahui identitasnya berhasil melarikan diri.

Akibat pembacokan itu korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Korban langsung dilarikan ke RS Bhakti Asih Ciledug. (fdi)

 

Baca Juga:

  1. Pembunuh Bayaran dan Perampok Sadis Dibekuk Saat Transaksi Narkoba
  2. Perampok Gasak Uang Rp40 Juta dari Alfamart
  3. Polisi Ringkus Pelaku Perampokan di Pondok Aren
  4. Bocah 11 Tahun Tembak Kepala Perampok yang Menyusup Ke Rumahnya
  5. Lima Perampok Jubah Hitam Masih Buron
#Wakapolres Tangsel, Kompol Alfonso #Kompol Alfonso #Tindak Kekerasan #Perampokan
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Polisi mengungkap pembunuhan berencana satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. AS, anak kedua korban, meracuni ibu dan dua saudaranya dengan zinc phosphide.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Indonesia
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Tragis, anak tengah bunuh ibu dan dua saudaranya dengan racun tikus di Warakas, Tanjung Priok.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Sebanyak 1.000 lebih kasus kekerasan terjadi selama 2025. Komisi X DPR RI pun menyoroti maraknya kasus tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Aksi teror dan intimidasi terhadap pegiat media sosial, jurnalis, hingga aktivis lingkungan hidup belakangan marak terjadi di sejumlah daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Indonesia
Kasus Matel Kalibata, 6 Polisi Jadi Tersangka, DPR: Pembakar Kios Juga Harus Dihukum
Peristiwa perusakan dan pembakaran kios merupakan tindak pidana serius yang meresahkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Kasus Matel Kalibata, 6 Polisi Jadi Tersangka, DPR: Pembakar Kios Juga Harus Dihukum
Bagikan