Kembangkan Bisnis Games Karena Hobi
Managing Director & Founder Gambreng Games Yunita Riris Widawaty (kiri) dan Founder & Creative Director Gambreng Games Dodick Zulaimi Sudirman (kanan) (Foto: Yohanes Abimanyu)
Merahputih Keuangan - Perkembangan teknologi di Indonesia mulai mengalami pertumbuhan yang cukup positif. Salah satunya seperti yang dilakukan Yunita Riris Widawaty dan Dodic Zulaimi Sudirman memulai mengembangkan industri game di tanah air.
Managing Director sekaligus Founder Gambreng Games Riris mengaku sejak tahun 2013 mendirikan perusahaan game ini. Ia bersama rekannya memang penyuka game dan mulai dari situ mulai menciptakan game hasil karya mainan asli Indonesia.
"Dalam proses membuat game kami tidak berdua, ketika itu mulai merekrut teman-teman mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yaitu Jason Christian, Albert Van Otto, Thomas Simpson, Dimas Agni dan Kharis Simon untuk membangun studio dengan nama Gambreng Games," kata Riris saat ditemui studio Gambreng Games di Kawasan Karawaci, Tangerang, Jumat (15/4) malam.
Riris menjelaskan pemberian nama Gambreng Games terinspirasi mainan anak-anak asyik bermain Hompimpa Alaium Gambreng sebelum bermain. Disamping itu, latarbelakang membangun ini karena hobi main game.
"Mulai dari situ kami memberi nama Gambreng untuk studio kami. Pemilihan nama tersebut juga sebagai upaya menunjukkan identitas sebagai game developer yang berasal dari Indonesia," jelasnya.
Riris menambahkan dirinya belajar cepat dalam menekuni usaha ini sejak awal. Ia sangat dimudahkan untuk belajar karena sebelum menekuni bisnis ini berprofesi sebagai Kepala Perpustakaan di UMN.
“Saya belajar bagaimana tugas seorang produser, bagaimana memproduksi sebuah games, proses apa saja untuk membuat games, siapa saja tim yang terlibat, dan lainnya. Saya benar-benar memulai dari nol karena saya memang tak punya bekal ilmu apapun soal games. Jadi, saya learning by doing saja,” jelasnya.
Saat itu, Riri mengikuti ajang Penyelenggaraan Indonesia Game Show (IGS) 2013 dan menjadi Juara 1 Best Game for Smartphone/tablet, Prototype dari Gambreng Games. Ia juga memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp 250 juta nah dari situ digunakan sebagai modal awal untuk bisnisnya.
"Waktu itu kami menang di ajang IGS 2013, nah hadiah itu modal awal kami untuk membangun studio games ini," tuturnya. (Abi)
BACA JUGA:
- Bisnis Wedang Uwuh, Jumiati Raup Omzet Rp750 Ribu per Hari
- Mooryati Soedibyo, Sosok Pebisnis Wanita Sukses yang Menginspirasi
- Pemilik Warung Bu Kun Mulai Bisnis Kuliner dengan Eksperimen
- Pengusaha Sukses: Bisnis Ayam Bertelur Saya Dedikasikan Untuk Warga Pati
- Sukses Sebagai Distributor, Arifin Rambah Bisnis Perhotelan
Bagikan
Berita Terkait
Ramalan Zodiak, 17 Januari 2026: Keuangan dan Asmara Ada Masalah, Ini Saran Terbaik
Scam dan Fraud Marak, DPR Desak OJK Perkuat Sistem Pengawasan
Ramalan Zodiak, 16 Januari 2026: Masalah Cinta dan Keuangan Terungkap!
Ramalan Zodiak 13 Januari 2026: Siapa Paling Bermasalah soal Uang dan Cinta?
Ramalan Zodiak 11 Januari 2026: Asmara Diuji, Keuangan Perlu Waspada
Love Scam Jadi Modus Penipuan Keuangan Yang Kian Marak di Indonesia
Ramalan Zodiak Hari Ini, 9 Januari 2026: Asmara Rawan Gesekan, Keuangan Perlu Kendali
Ramalan Zodiak 8 Januari 2026: Asmara dan Keuangan Sedang Diuji?
Ramalan Zodiak 5 Januari 2026: Keuangan dan Asmara Diuji di Awal Pekan
Ramalan Zodiak, 2 Januari 2026: Asmara dan Keuangan, Ini Masalah Utamanya