Kemarau Panjang, Stok Air Bersih Ibu Kota Aman

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 08 September 2015
Kemarau Panjang, Stok Air Bersih Ibu Kota Aman

Gedung PAM Jaya (Foto: MP/Novriadi Sitompul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan – Kemarau panjang hingga saat ini masih melanda Ibu Kota. Namun, hal tersebut ternyata tak membuat pasokan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) DKI Jakarta berkurang.

Manajer Humas PDAM DKI Jakarta Linda Nurhandayani mengatakan, Waduk Jatiluhur, Purwakarta, yang merupakan sumber utama air bersih PDAM DKI tidak mengurangi pemberian kuota air untuk Jakarta.

"Mungkin yang bisa saya jelaskan sampai saat ini, kondisi air baku kita memang masih sangat tergantung sekali dari Waduk Jatiluhur yang ada di Purwakarta sana. Tapi, sampai detik ini pasokan ke Jakarta masih aman," kata Linda Nurhandayani di kantor PDAM DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Selain itu, meski sempat mengalami gangguan, pemasok air bersih lain untuk wilayah Jakarta yaitu PDAM TKR di Tanggerang sudah normal kembali.

"Kalau untuk TKR bulan Agustus kemarin itu sempet jebol. Sempet ada gangguan tapi enggak lama dan sudah normal kembali," katanya.

Linda melanjutkan, krisis air bersih yang terjadi di Jakarta kebanyakan adalah wilayah-wilayah yang belum terjangkau oleh pipa Perusahaan Air Minum (PAM) dan masih menggunakan sumur bor.

"Sejauh ini sebagian besar kita aman. Tapi, kalau untuk yang belum terlayani rata-rata iya mereka teriak kekeringan. Kalaupun ada, airnya terasa payau kaya rusun Daan Mogot. Di sana ada beberapa titik sumur tapi airnya sudah kering," ucapnya. (yni)


Baca Juga:

 

Kemarau Panjang, Bupati Tangerang Kunjungi Sungai Cisadane

Dampak Kemarau di Pelosok Negeri

Kemarau Panjang, Harga Cabai Melambung Tinggi

Hadapi Kemarau, PAM Jaya Jamin Tarif Air Bersih Tidak Naik

#Stok Air Bersih Jakarta #PDAM Jakarta #Kemarau #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Penurunan kesadaran merupakan gejala utama yang membedakan heat stroke dengan heat exhaustion.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 Agustus 2026
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Indonesia
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Dokter UI dan IAKMI sebut lansia, anak-anak, pekerja pabrik, atlet, serta TNI-Polri masuk kategori rawan terkena heat stroke.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 10 Agustus 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
BMKG memperingatkan cuaca ekstrem pada 10 Agustus 2026. Hujan lebat hingga angin kencang melanda sebagian wilayah Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 10 Agustus 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
Indonesia
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Musim kemarau membuat perairan Dermaga Marunda Jakarta Utara surut. Sejumlah kapal nelayan kandas
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Air Dermaga Marunda Surat Imbas Kemarau, Kapal-Kapal Nelayan Berguguran Kandas
Indonesia
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
BMKG telah mengungkap daftar wilayah Indonesia yang paling berisiko kekeringan saat puncak kemarau 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
BMKG peringatkan lonjakan beban listrik nasional akibat El Nino hingga Desember 2026. PLTA terancam kekurangan air, konsumsi energi meningkat karena penggunaan pendingin ruangan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
Indonesia
Rekor El Nino 2015 Pecah, Baru Juli BMKG Catat Sudah 5.019 Titik Karhutla di Indonesia
BMKG mencatat 5.019 titik panas karhutla hingga Juli 2026, lebih cepat dari El Nino 2015. Puncak risiko Agustus–September, kabut asap mulai terpantau di Kalimantan Barat.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Rekor El Nino 2015 Pecah, Baru Juli BMKG Catat Sudah 5.019 Titik Karhutla di Indonesia
Indonesia
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sedangkan 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Lifestyle
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
BMKG menyebut hampir separuh wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Curah hujan diperkirakan terus menurun hingga puncak kemarau Agustus-September 2026, waspadai karhutla dan krisis air
ImanK - Senin, 13 Juli 2026
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
Bagikan