Kejar Status Ikon Warisan Dunia, Revitalisasi Kota Tua Dikebut

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 23 Maret 2016
Kejar Status Ikon Warisan Dunia, Revitalisasi Kota Tua Dikebut

Sejumlah pakar hadir dan berbicara dalam diskusi Revitalisasi Kota Tua Jakarta (Foto: MP/Noer Ardiansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Terpilihnya Kawasan Kota Tua Jakarta dalam 50 besar nominasi Ikon Warisan Dunia oleh UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB), mendorong Yayat Sujatna selaku Project Manager PT Jakarta Old Town Revitalization Corps memperindah situs bekas kolonial Belanda.

Dalam hal ini, Yayat mengatakan revitalisasi beberapa gedung di Kota Tua sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Dari pembangunan tersebut, kata Yayat, sudah ada 5 gedung yang selesai diperindah. "Gedung yang sudah selesai di antaranya Gedung Kantor Pos, Apotek Chung Hwa, Gedung Rotterdam Loyd, Gedung Jiwasraya, dan Gedung Galeri Jeans," kata Yayat saat diskusi Sosialisasi Kota Tua Jakarta Menuju Unesco 2017 di Gedung OLVEH, Jakarta, Rabu (23/3).

Segala persiapan terus dilakukan guna menjadikan bangunan di kawasan Kota Tua Jakarta semakin indah sehingga memperoleh status Ikon Warisan Dunia.

Untuk melakukan revitalisasi total sejumlah gedung di Kota Tua, Yayat menjelaskan butuh kerja sama dari banyak pihak, baik dari pemerintah maupun swasta. "Contohnya, kerja kerja sama antara perusahaan BUMN PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan PT Jakarta Old Toen Revitalization Corp (JOTRC)," jelasnya.

Menanggapi ihwal demikian, Arief Yahya selaku Menteri Pariwasata mengungkapkan pemerintah akan segera membantu proyek revitalisasi agar diakui sebagai Situs Warisan Dunia.

Selain itu, ia pun mengaku optimis Kota Tua akan terpilih menjadi Situs UNESCO pada tahun 2017 nanti. "Saya yakin kalau pemerintah turun tangan, revitalisasi Kota Tua bisa diselesaikan. Kami pun memang mempunyai keinginan Kota Tua menjadi Situs Warisan Dunia," kata Arief Yahya.

Selaras dengan ihwal demikian, Arief Yahya juga berharap pertumbuhan ekonomi pariwisata Indonesia kelak akan mengalami peningkatan. Karena ini pula, seluruh pihak patut untuk mensosialisasikan Kota Tua Jakarta dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.(ard)

BACA JUGA:

Pemerintah Belanda Diduga Restui Gerakan Zending di Rangkasbitung

Melongok Sisa Kejayaan Stasiun Rangkasbitung

Sambel Burog Kuliner Khas Serang Berbahan Kulit Melinjo

Seniman Kota Tua: Karya Seni Juga Bagian dari Budaya

Hubungan Hukum Negara dan Hukum Adat dalam Masyarakat Baduy

#Jakarta #Ikon Warisan Dunia UNESCO #Kota Tua Jakarta #Revitalisasi Kota Tua
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita Foto
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Warga tetap beraktivitas saat banjir di permukiman padat penduduk RT 08, Kompleks Karawang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Kendaraan melintasi banjir di Jalan Daan Mogot, Kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Indonesia
Ketinggian Banjir di Beberapa Titik Jakarta Capai 1 Meter
Ketinggian air berpotensi naik, mengingat intensitas hujan yang masih terjadi dan debit air kiriman yang terus dipantau melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Ketinggian Banjir di Beberapa Titik Jakarta Capai 1 Meter
Indonesia
BRIN: Jakarta Utara Ambles 3,5 Cm per Tahun, Risiko Banjir Naik 40 Persen
BRIN mengungkap Jakarta Utara mengalami penurunan tanah hingga 3,5 cm per tahun akibat pengambilan air tanah berlebihan. Meningkatkan risiko banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
BRIN: Jakarta Utara Ambles 3,5 Cm per Tahun, Risiko Banjir Naik 40 Persen
Indonesia
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
August juga mempertanyakan dari mana pendanaan dan keberlanjutan dari proyek monorel yang direncanakan oleh Pemprov DKI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
Indonesia
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya diamankan dan diserahkan ke Polsek Cakung, Jakarta Timur, guna proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Indonesia
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
Anggaran tersebut juga untuk membuat jalan, trotoar, dan merapikan keseluruhan Jalan Rasuna Said.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Dilengkapi Lift untuk Lansia dan Disabilitas
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Sarinag, Kawwasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Dilengkapi Lift untuk Lansia dan Disabilitas
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Suasana LRT Jabodebek dan kendaraan melintas dekat tiang monorel yang mankrak di Jalan Rasuna Said, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jum'at (9/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 09 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Indonesia
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Pemprov DKI Jakarta akan menata kawasan Pasar Baru hingga Kota Tua pada 2026. Coba hidupkan kembali ekonomi, pariwisata, dan konektivitas Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Bagikan