Kebutuhan Ramadan dan Lebaran Tinggi, Pertamina Akan Impor BBM
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto (kiri) mengikuti RDP dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/4). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)
MerahPutih Bisnis - PT Pertamina berencana mengimpor bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhhi kebutuhan BBM saat Ramadan dan Lebaran. Pertamina memperkirakan permintaan masing-masing jenis BBM mengalami penaikan rata-rata di atas 10 persen dari kebutuhan normal.
"Karena kenaikan demand, perlu kita antisipasi kekurangan dari impor. Saya kira sesuai posisi stok masing-masing kita sedikit kelonggaran stok sehingga bisa diantisipasi," tutur Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Dwi Soetjipto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, (16/6).
Dwi menjelaskan, kenaikan BBM premium mencapai 18 persen dari kebutuhan normal dan solar naik 11 persen dari kebutuhan normal. Dengan demikian, Dwi menjelaskan, Pertamina akan membutuhkan tambahan USD 200-250 juta untuk impor selama Ramadan dan Lebaran.
"Nasional kan 1,6 juta barel per hari dan produksi 850 ribu, jadi yang kita impor 750 ribu. Kebutuhan dollar jadi naik sekitar 10-15%," tuturnya. (rfd)
Baca Juga:
Baru Dua SPBU Beroperasi di Tol Cipali, DPR Tegur Pertamina
Sepanjang 116,75 Km Tol Cipali Pertamina Sediakan Empat SPBU
Menteri ESDM: Subsidi BBM Masa Lalu Untungkan Sekelompok Orang
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Shell Beli 100 Ribu Barel BBM Pertamina Masuk Tahap Final, ExxonMobil Masih Punya Stok
Shell Pastikan Pasokan BBM Kembali Normal Usai Sepakati Pembelian dari Pertamina
Ikuti Jejak BP dan Vivo, Shell Akhirnya Ambil 100 Ribu Barel BBM dari Pertamina
Dukung Penugasan TNI - BAIS Amankan Kilang Pertamina, DPR: Harus Akuntabel dan Terukur
Pertamina Lakukan Impor BBM Tambahan Buat Hadapi Libur Nataru 2026
Buntut Arahan Menteri Bahlil, Pertamina Patra Niaga Pasok 100 Ribu Barel BBM ke SPBU Vivo
Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.127 Triliun, Laba Bersih Rp 54 Triliun
Pertamina Minta Warga Ambil Struk Pembelian BBM, Antisipasi Motor Brebet
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Enggak Naik di Hari Pahlawan 2025, Cek Perbandingannya
KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Pengadaan Minyak Mentah di Pertamina